Jelang Bulan Puasa, Bupati Majalengka Ajak Masyarakat Turunkan Suhu Politik

- Redaksi

Jumat, 26 April 2019 - 22:16 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Majalengka – Bupati Majalengka Karna Sobahi mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Majalengka mengurangi perdebatan politik. Hal itu dinilai perlu dilakukan mengingat suhu politik pascapelaksanaan Pemilu Serentak 2019 yang memanas.

Bupati Karna Sobahi menegaskan, mempererat kembali tali silaturahmi yang terputus karena perbedaan pilihan merupakan langkah bijak, apalagi dalam waktu dekat, khususnya umat muslim akan menjalankan kewajiban ibadah puasa selama satu bulan penuh.

Kendati di Majalengka tidak ada kejadian yang menonjol terkait politik, namun Pemilu kali ini diakui Bupati Karna Sobahi menyisakan perbedaan pilihan yang boleh jadi masih membekas dan penghalang silaturahmi serta kerukunan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Perbedaan yang terjadi dalam menentukan pilihan merupakan proses yang alami dan itu bagian dari demokrasi yang harus dijalankan. Sekarang pemilu telah usai, mari kita rapatkan barisan untuk menghadapi tantangan pekerjaan dalam membangun Majalengka yang Raharja,” tuturnya, Kamis (25/4/2019).

Baca Juga :  Pemerintah Putuskan 1 Ramadan Jatuh Pada 1 Maret 2025

Masih dijelaskan Karna, sebagai penanggung jawab pemerintahan di Kabupaten Majalengka, pihaknya memiliki kewajiban dan tanggung jawab untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi rakyatnya. Karena itu, pihaknya meminta masyarakat agar untuk bersatu kembali setelah pesta demokrasi usai.

“Marilah kita kembali bersatu sebagai saudara sebangsa setanah air setelah pileg dan pilpres,” katanya.

Dia berharap, agar masyarakat menjalin dan merawat persatuan, kerukunan, dan persaudaraan sebagai saudara sebangsa setanah air. “Jangan sampai kita terpecah belah, akibat berbeda pilihan yang merugikan kita semua. Terkait hasil Pileg maupun Pilpres mari kita serahkan kepada mekanisme yang berlaku dalam hal ini, kita serahkan kepada penyelenggara pemilu baik KPU maupun Bawaslu,” ungkapnya.

Baca Juga :  Muslim Wajib Hafal, Doa Niat Puasa dan Berbuka Puasa Saat Ramadan

Harapan masyarakat agar kembali bersatu sambung Karna, karena beberapa hari lagi umat Islam akan menjalankan ibadah bulan suci Ramadan. Sehingga harus saling bermaaf-maafaan untuk mensucikan diri dan kembali menjadi fitri (suci).

“Mari kita jadikan Ramadan tahun ini sebagai momentum kebangkitan spiritual yang berdasarkan iman, ilmu dan amal shaleh. Hal ini penting guna untuk mewujudkan kesalihan pribadi menunju kesalihan sosial,” katanya.

Pihaknya juga meminta kepada ummat Islam untuk senantiasa mengedepankan dan mengembangkan sikap toleransi. Hal tersebut disampaikan agar ummat Islam tidak terjebak pada pertentangan dan perselisihan termasuk juga perbedaan keyakinan.

“Kami berharap kaum muslimin bisa mengedepankan dan mengembangkan sikap toleransi, agar tidak terjebak pada pertentangan dan perselisihan,” paparnya.

Baca Juga :  Satu Minggu PSBB Transisi, Jasa Marga Catat LHR Sekitar 100 Ribu Kendaraan Menuju Jakarta

Sementara itu, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Majalengka, KH Anwar Sulaeman mengucapkan, terima kasih dan apresiasi kepada jajaran Polri dan TNI yang telah bekerja keras dalam mensukseskan pemilu 2019 sehingga berjalan aman dan lancar. “Di Kabupaten Majalengka pasca pencoblosan alhamdulillah berjalan lancar dan damai. Kami memberikan apreasiasi atas pelaksanaan pesta demokrasi ini, “ujarnya.

Pihaknya mengimbau kepada seluruh warga Kabupaten Majalengka agar tetap tenang dan bersabar menunggu hasil perhitungan resmi dari KPU dan apapun hasilnya nanti harus diterima dengan legowo disertai dengan ketulusan dan ke ikhlasan. “Meski penghitungan cepat sudah ketahuan pemenangnya. Kita harus sabar menunggu pengumuman resmi KPU,” katanya. (kii/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita
Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita

Senin, 13 Juli 2026 - 12:31 WIB

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:47 WIB

Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Berita Terbaru

Pengunjung melihat produk dan teknologi industri yang dipamerkan dalam GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (9/9/2026). Pameran ini diikuti lebih dari 260 eksibitor dari 19 negara dan menampilkan berbagai solusi teknologi untuk industri logam dan manufaktur.

Jakarta

GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 Resmi Dibuka

Rabu, 9 Sep 2026 - 12:23 WIB