Dua Santriwati Banyumas Mengaku Diculik dan Diperkosa, Ini Faktanya

- Redaksi

Rabu, 26 Januari 2022 - 11:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Penculikan (ilustrasi). Santriwati Banyumas mengaku diculik, padahal faktanya berbeda.

i

Penculikan (ilustrasi). Santriwati Banyumas mengaku diculik, padahal faktanya berbeda.

Peristiwa – Dua santriwati mengaku menjadi korban penculikan dan pemerkosaan lalu dibuang di wilayah Kecamatan Wangon, Kab Banyumas, Jumat (21/1/2022) lalu. Santriwati berinisial H (14 tahun) dan R (14 tahun) mengaku menjadi korban penculikan saat mereka sedang membeli jajan di belakang pondok pesantren yang berada di wilayah Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas.

 

“Jadi, dapat dipastikan, kabar penculikan dan pemerkosaan dua orang santriwati merupakan perkataan bohong,” ujar Kompol Berry, Rabu (26/1/2022).

Baca Juga :  Pj Bupati Bekasi Lantik 1.714 Tenaga PPPK

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Anggota Komisi IV Berharap Vaksinasi Covid-19 di Kota Bekasi Berjalan Lancar

 

Kompol Berry menjelaskan, kedua santri asal Subang dan Jakarta Timur tersebut merupakan santriwati kelas 1 SMP yang baru masuk Juli 2021. Keduanya kabur pada Kamis (20/1/2022) sekitar jam 10.00 WIB lewat pintu belakang sekolah.

 

Mereka mengaku dibuang ke Wangon. Padahal, Berry melanjutkan, keduanya naik bus sendiri ke sana. Pihak keluarga sudah sempat mengadukan kejadian ini ke Polsek Wangon. Akan tetapi, ditemukan bahwa klaim pemerkosaan dan penculikan itu tidak benar.

Baca Juga :  YPSSI Berikan Santunan Sebesar Lebih Dari Rp 12,000,000 Ke Pengemudi Maxim Di Bekasi

 

“Kami pihak kepolisian menyerahkan permasalahan kedua santriwati kepada pihak keluarga, menimbang mereka masih di bawah umur,” kata Kompol Berry.

 

sumber: republika.co.id

 

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

16 Orang Diamankan, Polda Metro Jaya Bongkar Dua Lokasi Produksi Obat Keras Ilegal
XL Ultra 5G+ Hadir di Yogyakarta dan Solo, Paket Mulai Rp50 Ribu
Warga Bekasi Galang Rp2,1 Miliar, Bangun Rumah Sakit di NTT
Adira Finance Satukan Operasional Mandala, Perluas Layanan Pembiayaan
Polri Gerebek Kampung Ambon dan Boncos, 24 Orang Diamankan
Ribuan Warga Palembang Tumpah Ruah di SMARTFREN FUN RUN 5G
Wapres Gibran Jenguk Korban Dugaan Keracunan MBG di Batang, Moh Bisri Soroti Pengawasan
Dukung Zero ODOL 2027, Jasa Marga dan Polisi Tertibkan 36 Truk Bermuatan Berlebih di Tol Belmera

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:41 WIB

16 Orang Diamankan, Polda Metro Jaya Bongkar Dua Lokasi Produksi Obat Keras Ilegal

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:01 WIB

XL Ultra 5G+ Hadir di Yogyakarta dan Solo, Paket Mulai Rp50 Ribu

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Warga Bekasi Galang Rp2,1 Miliar, Bangun Rumah Sakit di NTT

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Adira Finance Satukan Operasional Mandala, Perluas Layanan Pembiayaan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:57 WIB

Polri Gerebek Kampung Ambon dan Boncos, 24 Orang Diamankan

Berita Terbaru