Dua Polres di Cirebon Siap Laksanakan Operasi Patuh Lodaya

- Redaksi

Jumat, 30 Agustus 2019 - 09:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Cirebon– Polres Cirebon dan Polres Cirebon Kota siap melaksanakan operasi lalu lintas dengan sandi Operasi Patuh Lodaya selama 14 hari. Kesiapan ini, didahului oleh apel gelar pasukan yang diadakan secara serentak ditandai dengan penyematan pita tanda operasi kepada petugas.

Operasi Patuh Lodaya, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas agar terwujud situasi kondusif dalam rangka cipta kondisi menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden serta pelantikan anggota DPD RI, DPR RI dan DPRD.

Baca Juga :  Polres Cirebon dan Komunitas Sepeda Kampanyekan Gowes Sehat

Kapolres Cirebon Kota AKBP Roland Ronaldy mengatakan, operasi inj bersifat terbuka dengan megedepankan kegiatan penegakkan hukum, preemtif dan preventif

“Operasi Patuh Lodaya 2019 dilaksanakan selama 14 hari dari tanggal 29 Agustus sampai 11 September 2019,” katanya, Kamis (29/8/2019).

Baca Juga :  H-4, Jasa Marga Catat 807 Ribu Kendaraan Meninggalkan Jabotabek

Ia menyatakan, kesadaran keselamatan berlalu lintas dan keamanan lingkungan sangat penting. Karena situasi kondusif akan menciptakan rasa kedamaian dan aktivitas perekonomian akan berjalan lancar.

“Kalau situasi aman, dalam beraktifitas pun menjadi lancar. Petugas pun harus menjaga keselamatan dalam pelaksanaan tugas,” ujarnya.

Sementara, Kapolres Cirebon AKBP Suhermanto mengatakan, dalam Operasi Patuh Lodaya ada beberapa sasaran yang dituju. Di antaranya adalah melawan arah lalu lintas khususnya kendaraan motor, menggunakan handphone saat mengemudi, berboncengan lebih dari dua orang, berkendara belum cukup umur, dan lainnya.

Baca Juga :  Korban Eks Perawat Didampingi Polisi dan Komnas Perlindungan Anak

“Kami berharap Operasi Patuh Lodaya dapat meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya, meminimalisasi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, menurunnya tingkat fatalitas korban kecelakaan, meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” pungkasnya. 

(gie/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data
JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 12:31 WIB

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:47 WIB

Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:55 WIB

KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:06 WIB

JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Berita Terbaru

Jajaran manajemen Geely Auto Indonesia berfoto bersama Geely Coolray di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok. SUV bermesin bensin (ICE) pertama Geely di Indonesia ini resmi memasuki masa pre-book menjelang peluncuran harga pada GIIAS 2026.

Otomotif

Geely Buka Pre-Book Coolray, SUV ICE Pertama di Indonesia

Kamis, 23 Jul 2026 - 14:32 WIB