DPRD Kota Bekasi Minta BPTJ Untuk Mengkaji Ulang Kebijakan Sitem Genap Ganjil

- Redaksi

Sabtu, 10 Maret 2018 - 22:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Bekasi – DPRD Kota Bekasi meminta Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), untuk mengkaji ulang rencana kebijakan sistem Ganjil Genap pada kendaraan mobil yang diterapkan di pintu tol Bekasi Barat dan Timur Kota Bekasi

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Ariyanto Hendrata, mengatakan, kebijakan tersebut harus melakukan kajian komprehensif terlebih dahulu agar tidak berdampak kemacetan parah di kota Bekasi. Sistem tersebut tidak memiliki kajian yang matang, salah satu indikasi yang tidak matang adalah karena dia tidak punya solusi yang tepat terhadap daerah daerah sekitar akses, yang nantinya akan dilalui terutama didaerah Kota Bekasi dan Kabupaten.

Baca Juga :  Pemkab Bekasi Komitmen Pertahankan Lahan Sawah Dilindungi dalam RTRW

“Kalau tidak ada solusi secara langsung, Bekasi akan kena imbasnya yaitu macet dimana-mana,” jelasnya Ariyanto.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kebanyakan penggunaan mobil yang semakin bertambah disetiap tahun, Pemerintah harus berani mengambil sikap

“Persoalan yang ada saat ini, karena tingginya jumlah kendaraan, kenapa si banyak yang memiliki mobil pribadi, faktornya karena kredit mobil sekarang mudah, Pemerintah harus tegas mengkajian secara komprehensif,” kata Ariyanto.

Baca Juga :  Pemkab Bekasi Apresiasi CSR PT Cikarang Listrindo

“Bila nanti sistem Ganjil genap dilakukan, masyarakat harus disiapkan moda transportasi alternatif seperti feeder Transjakarta, LRT dan angkutan umum lainnya, buktinya angkutan saat ini aja masih tidak memadai sedangkan jumlah masyarakat sangat banyak,” lebih lanjut

“Pembangunan tol Becakayu dan kereta cepat aja belum selesai dibangun masa udah pergantian sistem saja, itu bukan memberikan solusi tetapi memindahkan masalah saja,” kata Ariyanto.

Baca Juga :  Lippo Cikarang Vaksinasi Ribuan Karyawan Kawasan Industri, Dukung Program Pemerintah Mencapai 'Herd Immunity

“Saya sebagai wakil dari masyarakat akan mengatakan ke Walikota Bekasi atau Pemerintah Kota Bekasi karena dia sebagai pelaksana kebijakan dan dia harus menyambungkan suara masyarakat, kita minta sistem ganjil genap tersebut ditunda sampai ada infrstruktur jalan dan tranportasi masal yang sudah memadai,” keluhnya. (red/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Plh Wali Kota Bekasi Terima Kunjungan DPRD Banjarbaru, Bahas Strategi Tingkatkan PAD
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Terungkap! Pembunuhan WN Korea di Bekasi Dirancang Berbulan-bulan, Mantan Istri Diduga Jadi Dalang
Harlah Pancasila 2026, Plt Bupati Bekasi Tegaskan Pancasila Benteng Bangsa Hadapi Tantangan Global
Disdamkarmat Kabupaten Bekasi Turunkan Kekuatan Penuh Hadapi Kebakaran Gudang Limbah
Alumni BEM Nusantara Matangkan Pelantikan Pengurus Besar, Sejumlah Menteri Dijadwalkan Hadir
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:41 WIB

Plh Wali Kota Bekasi Terima Kunjungan DPRD Banjarbaru, Bahas Strategi Tingkatkan PAD

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:53 WIB

Terungkap! Pembunuhan WN Korea di Bekasi Dirancang Berbulan-bulan, Mantan Istri Diduga Jadi Dalang

Senin, 1 Juni 2026 - 10:01 WIB

Harlah Pancasila 2026, Plt Bupati Bekasi Tegaskan Pancasila Benteng Bangsa Hadapi Tantangan Global

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:00 WIB

Disdamkarmat Kabupaten Bekasi Turunkan Kekuatan Penuh Hadapi Kebakaran Gudang Limbah

Berita Terbaru