DPRD Kota Bekasi Minta BPTJ Untuk Mengkaji Ulang Kebijakan Sitem Genap Ganjil

- Redaksi

Sabtu, 10 Maret 2018 - 22:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Bekasi – DPRD Kota Bekasi meminta Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), untuk mengkaji ulang rencana kebijakan sistem Ganjil Genap pada kendaraan mobil yang diterapkan di pintu tol Bekasi Barat dan Timur Kota Bekasi

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Ariyanto Hendrata, mengatakan, kebijakan tersebut harus melakukan kajian komprehensif terlebih dahulu agar tidak berdampak kemacetan parah di kota Bekasi. Sistem tersebut tidak memiliki kajian yang matang, salah satu indikasi yang tidak matang adalah karena dia tidak punya solusi yang tepat terhadap daerah daerah sekitar akses, yang nantinya akan dilalui terutama didaerah Kota Bekasi dan Kabupaten.

Baca Juga :  Musrenbang 2022 Dilakukan Secara Virtual Video

“Kalau tidak ada solusi secara langsung, Bekasi akan kena imbasnya yaitu macet dimana-mana,” jelasnya Ariyanto.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kebanyakan penggunaan mobil yang semakin bertambah disetiap tahun, Pemerintah harus berani mengambil sikap

“Persoalan yang ada saat ini, karena tingginya jumlah kendaraan, kenapa si banyak yang memiliki mobil pribadi, faktornya karena kredit mobil sekarang mudah, Pemerintah harus tegas mengkajian secara komprehensif,” kata Ariyanto.

“Bila nanti sistem Ganjil genap dilakukan, masyarakat harus disiapkan moda transportasi alternatif seperti feeder Transjakarta, LRT dan angkutan umum lainnya, buktinya angkutan saat ini aja masih tidak memadai sedangkan jumlah masyarakat sangat banyak,” lebih lanjut

Baca Juga :  Fun Bike Bekasi 2025: Rahasia Dibalik Antusiasme Ribuan Peserta!

“Pembangunan tol Becakayu dan kereta cepat aja belum selesai dibangun masa udah pergantian sistem saja, itu bukan memberikan solusi tetapi memindahkan masalah saja,” kata Ariyanto.

“Saya sebagai wakil dari masyarakat akan mengatakan ke Walikota Bekasi atau Pemerintah Kota Bekasi karena dia sebagai pelaksana kebijakan dan dia harus menyambungkan suara masyarakat, kita minta sistem ganjil genap tersebut ditunda sampai ada infrstruktur jalan dan tranportasi masal yang sudah memadai,” keluhnya. (red/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Bekasi Ajak NU Perkuat Toleransi dan Kualitas SDM di Tengah Pesatnya Pertumbuhan Daerah
Tim dari 7 Desa Ramaikan Gelaran UMKM Cibitung, Camat Dorong Event Pemuda Rutin
Sampah Kali Jambe Capai 1.200 Meter Kubik, Pemkab Bekasi Siapkan 60 Truk Pengangkut
Diduga Berpotensi Cemari Udara, Usaha Pembuatan Arang di Sumur Batu Disegel
Fadly Bawa Inovasi Pengentasan Kemiskinan, Kabupaten Bekasi Bidik Gelar ASN Berprestasi Jabar
Tiga ASN Kabupaten Bekasi Tembus Persaingan Provinsi, Bidik Prestasi Nasional
Bupati Asep Tekankan Tiga Karakter Pemuda: Patriotik, Gigih, dan Berempati
Bantargebang Tak Lagi Sekadar Gunung Sampah, Jakarta Siapkan Pembangkit Listrik!

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 12:14 WIB

Bupati Bekasi Ajak NU Perkuat Toleransi dan Kualitas SDM di Tengah Pesatnya Pertumbuhan Daerah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Sampah Kali Jambe Capai 1.200 Meter Kubik, Pemkab Bekasi Siapkan 60 Truk Pengangkut

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:18 WIB

Diduga Berpotensi Cemari Udara, Usaha Pembuatan Arang di Sumur Batu Disegel

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Fadly Bawa Inovasi Pengentasan Kemiskinan, Kabupaten Bekasi Bidik Gelar ASN Berprestasi Jabar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:28 WIB

Tiga ASN Kabupaten Bekasi Tembus Persaingan Provinsi, Bidik Prestasi Nasional

Berita Terbaru