oleh

Disuntik Dana Ratusan Juta, BUMDes Ini Bangun Pabrik Penggilingan Padi

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mitra Usaha Bersama milik Desa Picungpugur Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon ini menjadi BUMDes pertama yang berhasil yang membangun pabrik giling padi, setelah memdapatkan suntikan dana ratusan juta dari dana desa tahun anggaran 2018.

Menurut Ketua BUMDes Mitra Usaha Bersama, Roskeni mengatakan, perjalanan BUMDes pada awalnya mengalami kemacetan di unit usaha simpan pinjam. Namun sekarang, setelah memiliki unit usaha peternakan ayam petelor yang sudah berjalan 3 Bu, kini setiap harinya bisa menghasilkan keuntungan bersih Rp 200 ribu. Dan kini, berkat adanya suntikan dana dari desa, bisa membuat pabrik penggilingan padi.

“Mulai bulan depan kami akan banyak merekrut tenaga kerja di pabrik penggilingan padi serta di peternakan ayam petelor, karena selama ini kami pengurus BUMDes merintis usaha tanpa memikirkan gaji,” jelasnya saat ditemui di peternakan ayam miliknya di Desa Picungpugur Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon, Jumat (29/6).

Ditambahkan Roskeni, tujuan BumDes yang dipimpinnya ingin membuka lapangan kerja bagi masyarakat. Saya, potensi yang ada di desanya bisa dimaksimalkan agar kesejahteraan masyarakat bisa meningkat.

“Kami berusaha menggali potensi yang ada, melihat luas persawahan yang mencapai 60 hektar bisa dipergunakan pada masa tanam ke tiga untuk tanaman jagung hibrida, agar usaha yang kami kembangkan bisa maju dan menyerap banyak tenaga kerja,” terangnya.

Sedangkan menurut Kuwu Picungpugur Suryani saat ditemui di tempat terpisah, dirinya membenarkan jika BUMDes Mitra Usaha Bersama mendapatkan suntikan dana Rp 215 juta untuk pengadaan pabrik penggilingan padi.

“Untuk tahun anggaran sekarang, kami berikan modal Rp 215 juta, agar hasil padi langsung digiling dan dedaknya untuk pakan ayam petelor. Sedangkan untuk jagung baru akan ditanam besok agar kebutuhan pakan ayam secara mandiri, tentu ini akan bertahap,” pungkasnya.(Ymd/RJN)

Komentar

News Feed