Helmi mengatakan, dalam proses pengawasan dan pengendalian inflasi, dilakukan secara berlapis. Pertama, dilakukan di tingkat Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) lalu oleh Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi.
“Jadi pengawasannya dilaksanakan secara berlapis ke semua objek yang harus diawasi,” katanya.
Untuk mewaspadai kenaikan harga di momen hari besar keagamaan, Helmi juga menegaskan, pihaknya akan mengadakan kegiatan pasar murah. Strategi lainnya, yakni dengan proaktif menyikapi lonjakan harga dan inflasi daerah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tak hanya itu, Helmi juga menilai, upaya menanggulangi inflasi di daerah juga penting dibangun kerjasama antar daerah. Dengan melalui pemenuhan komoditas dan daerah yang surplus dengan daerah yang kekurangan komoditas.
“Selain harga terus dipantau, untuk Pemkab Bekasi akan meningkatkan MoU ke perjanjian kerjasama. Di tahun lalu sudah membuat kerjasama dengan wilayah yang menjadi produsen seperti Garut dan Subang. Di tahun 2024, kita akan melangkah perjanjian lainnya,” tukasnya.(*)
Halaman : 1 2





















