Digital DNA, Membangun Ekosistem Digital Nasional

- Redaksi

Selasa, 19 Desember 2017 - 20:51 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Bandung – Diskusi Panel yang digelar 14 Desember 2017 lalu di Graha Merah Putih Jakarta bertajuk “Digital DNA, Membangun Ekosistem Digital Nasional” menghasilkan konsepsi Digital DNA Indonesia.

Pada sesi pertama Diskusi ini merupakan diskusi antara pemerintah dan akademisi, diskusi ini menghadirkan pembicara Ketua Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi, Gerry Firmansyah, Asisten Deputi Pengembangan Ekonomi Kreatif Kordinator Bidang Perekonomian, Mira Tayyiba, Deputi Direktur ICT Planning Badan Ekonomi Kreatif Menhariq Noor, Pakar Bisnis Digital Telkom University Gadang Ramantoko.

Pada sesi kedua dikhususkan pada diskusi antara pelaku bisnis dengan akademisi. Diskusi pada sesi 2 menghadirkan pembicara Direktur Utama PT Inti, Darman Mapanggara, CEO Salt.id, Marco Widjojo, Head of Digital Service Division PT Telkom, Arief Musta’in, Product Manager “Modalku”, Agus Darmali, serta Akademisi sekaligus Direktur MM & MBA Universitas Indonesia Harryadin Mahardika, yang juga merupakan CEO Unlimited Insight &Co., dan Co Founder www.laporsuap.com.

Menurut Dr. Anisah Firli selaku ketua penyelenggara diskusi panel nasional ini menyebutkan bahwa saat ini memang indonesia sudah menapaki revolusi industri ke 4.0, dimana bisnis digital bermunculan. Hal ini memberikan dampak yang signifikan bagi berbagai elemen.

Baca Juga :  Dandim Kuningan Ajak Anggota TNI Bijak Gunakan Medsos

Sesuai dengan tema yang diusung yaitu Digital DNA, kami mengkonsep bahwa digital DNA ditentukan oleh keunikan yang merupakan kombinasi dari berbagai elemen. Inilah yang kemudian kami gali dari para expert terpilih dari perusahaan ternama di Indonesia dan kami konsepsikan.

Dr Ratri Wahyuningtyas selaku kaprodi MM Tel-U menyebutkan bahwa kurikulum MM Tel-U yang ada saat ini harus terus diperbaharui sesuai dengan perkembangan diskusi yang ada secara praktis. Doddie Tricahyono, Ph.D juga menyadari era digital juga menjadi tantangan perguruan tinggi, tidak hanya menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan dan wawasan digital, namun kami juga harus terus mendesain media pembelajaran yang mengikuti perkembangan digital.

Baca Juga :  Perda Jaminan Kesehatan di Sahkan, DPRD Kota Bekasi Berharap Lebih Maju

Secara garis besar konsepsi Digital DNA yang dihasilkan adalah fast business transformation, customer trust, strategic partner, Innovation (not only creative) & disrupsi, Shifting into start up mode, Grab all opportunities from all policies, time to market, idea-test-measure-act concept, customer experience, optimizing creative economy, fast government response, infrastructure, competent human resource, hyper convergency, dan digital natives. Konsepsi ini lah yang nantinya akan membangun ekosistem digital nasional Indonesia.(Ziz/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
Semarak HUT Bekasi dan RI, Cibitung Dorong Warga Makin Gemar Berolahraga
IPL TPA Burangkeng Belum Beroperasi, Proyek Rp10,8 Miliar Kini Dipantau Inspektorat
1.800 Ton Sampah Menumpuk Tiap Hari, Zulhas Ungkap PR Besar Kota Bekasi
Bapenda Kantongi Rp2,22 Triliun, Iwan Ridwan Optimistis Target Pajak 2026 Tercapai
Ground Breaking PSEL Dimulai, Tri Adhianto Ingin Bantargebang Jadi Kawasan Industri Hijau
Ground Breaking PSEL Bantargebang Dimulai, Tri Adhianto Targetkan Operasi 18 Bulan
Pemkab Bekasi Dorong Museum KH. Noer Ali, Jadi Pusat Edukasi Sejarah

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Semarak HUT Bekasi dan RI, Cibitung Dorong Warga Makin Gemar Berolahraga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:31 WIB

IPL TPA Burangkeng Belum Beroperasi, Proyek Rp10,8 Miliar Kini Dipantau Inspektorat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:02 WIB

1.800 Ton Sampah Menumpuk Tiap Hari, Zulhas Ungkap PR Besar Kota Bekasi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:45 WIB

Bapenda Kantongi Rp2,22 Triliun, Iwan Ridwan Optimistis Target Pajak 2026 Tercapai

Berita Terbaru

RSD Gunung Jati Kota Cirebon genap berusia 105 tahun. Wali Kota Effendi Edo mendorong penguatan layanan dan transformasi rumah sakit sebagai rujukan utama Ciayumajakuning.

Cirebon

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 Sep 2026 - 06:44 WIB

Kerjasama Hubungi Kami