Dedi Mulyadi dan Bupati Bogor Terpilih Sepakat Percepat Solusi Jalur Parung Panjang dan Jalur Puncak II

- Redaksi

Jumat, 14 Februari 2025 - 17:20 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi, kemudian Bupati Bogor terpilih, Rudy Susmanto, Wakil Bupati Bogor Ade Ruhendi Jaro Ade, serta Sekda Jabar Herman Suryatman.

i

Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi, kemudian Bupati Bogor terpilih, Rudy Susmanto, Wakil Bupati Bogor Ade Ruhendi Jaro Ade, serta Sekda Jabar Herman Suryatman.

Jawa Barat – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) bersama Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Bogor menggelar rapat koordinasi (rakor) untuk mencari solusi terkait jalur tambang Parung Panjang dan jalur Puncak II. Rakor berlangsung di Hotel Alana Sentul, Kabupaten Bogor, pada Rabu (12/2/2025).

Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi, kemudian Bupati Bogor terpilih, Rudy Susmanto, Wakil Bupati Bogor Ade Ruhendi Jaro Ade, serta Sekda Jabar Herman Suryatman.

Fokus utama pembahasan adalah upaya mengurangi kecelakaan di jalur tambang Parung Panjang dan mencari solusi jangka panjang untuk mengatasi kemacetan serta dampak sosial ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bogor terpilih, Rudy Susmanto, menekankan perlunya komitmen antara Pemkab Bogor dan Pemprov Jabar untuk menangani permasalahan lalu lintas di jalur tambang Parung Panjang.

Rudy juga mengingatkan bahwa jika jalur yang ada tetap digunakan tanpa perubahan signifikan, maka risiko kecelakaan dan dampak sosial ekonomi akan terus meningkat.

“Apabila jalur provinsi yang ada dipaksakan untuk tetap digunakan, kami khawatir akan terjadi bencana besar baik dari segi kecelakaan maupun dampak sosial ekonomi,” kata Rudy.

Oleh karena itu, kami sangat berharap ada solusi jangka panjang yang dapat diterapkan bersama,” tambahnya.

Baca Juga :  Diskominfostandi Edukasi Warga Pondokgede soal Nomor Darurat 112, Ini Fungsinya!

Sementara itu, Gubernur Jabar terpilih, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa masalah di jalur tambang Parung Panjang telah menyebabkan banyak kecelakaan, bahkan korban jiwa.

Ia memastikan bahwa Jawa Barat memiliki anggaran yang cukup untuk segera mengambil tindakan nyata, selain itu juga menekankan adamya pengaturan jam operasional selama pembangunan berlangsung.

“Kita harus serius dan optimis dalam menyelesaikan masalah ini, terutama fokus terhadap pengaturan jam operasionalnya,” tutur Dedi Mulyadi.

Ia berharap langkah kongkrit ini tidak menelan korban lagi, apalagi akses dijalan tersebut digunakan banyak anak sekolah dan pekerja.

“Hari ini kita putuskan agar anak sekolah dan pekerja tidak berbenturan dengan mobil tambang. Jangan sampai masalah seperti di Parung Panjang terus menelan korban. Kita harus ambil tindakan cepat dan terukur untuk kepentingan rakyat,” kata Dedy.

Baca Juga :  Akibat Covid-19, Pemkab Bekasi Keluarkan Edaran Penutupan Sementara Tempat Usaha Kepariwisataan

Dalam beberapa tahun terakhir, jalur tambang Parung Panjang kerap menjadi sorotan karena banyaknya kecelakaan yang melibatkan truk tambang. Kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut juga berdampak pada aktivitas masyarakat sekitar, mulai dari keterlambatan mobilitas hingga kerusakan infrastruktur jalan akibat beban kendaraan berat.

Pemerintah daerah berencana mengkaji lebih lanjut opsi terbaik untuk menyelesaikan permasalahan ini, baik melalui perbaikan infrastruktur yang sudah ada maupun pembangunan jalur alternatif yang lebih aman dan efisien. (*)

Penulis : Aldi Salman

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker
Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia
Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri
Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Panggil Fajar Paper, Pastikan Perizinan Pengolahan Limbah Lengkap
8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan
Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
BPBD Kabupaten Bekasi Kirim 20 Ton Bantuan ke NTT

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:27 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker

Senin, 7 September 2026 - 16:35 WIB

Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 16:04 WIB

Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri

Senin, 7 September 2026 - 15:09 WIB

Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Panggil Fajar Paper, Pastikan Perizinan Pengolahan Limbah Lengkap

Rabu, 2 September 2026 - 22:44 WIB

8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan

Berita Terbaru

Keterangan Foto:
Calon Kepala Desa Muktiwari nomor urut 1, H. Bahrudin, S.E., bersama pendukungnya mengikuti rangkaian kampanye Pilkades Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Sabtu (12/9/2026). Kampanye mengusung tagline “Birukan Langit, Putihkan Hati” dan mendapat antusiasme dari warga.

Pilkades

Bahrudin Nomor Hiji, Ribuan Warga Muktiwari Tumpah Ruah

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:11 WIB