Dari Bekasi untuk Indonesia: Kak Seto Dukung Pembinaan Anak ala Dedi Mulyadi

- Redaksi

Kamis, 22 Mei 2025 - 14:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anak-anak bukan hanya mendengar, mereka meniru! Kak Seto apresiasi Kelurahan Bahagia dan dukung pendidikan karakter ala Dedi Mulyadi yang membentuk generasi sehat, tangguh, dan penuh semangat gotong royong. Inilah investasi terbaik untuk masa depan Indonesia.

i

Anak-anak bukan hanya mendengar, mereka meniru! Kak Seto apresiasi Kelurahan Bahagia dan dukung pendidikan karakter ala Dedi Mulyadi yang membentuk generasi sehat, tangguh, dan penuh semangat gotong royong. Inilah investasi terbaik untuk masa depan Indonesia.

Bekasi – Tokoh pemerhati anak nasional, Seto Mulyadi atau yang akrab disapa Kak Seto, memberikan apresiasi tinggi terhadap upaya Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, dalam mengedukasi anak-anak mengenai pentingnya pola hidup bersih dan sehat (PHBS) sejak dini.

Dalam kunjungannya, Kak Seto menyampaikan bahwa inisiatif pemerintah daerah ini merupakan langkah strategis dalam membentuk karakter dan kebiasaan positif pada anak-anak.

“Saya memberikan apresiasi terhadap upaya dari pemerintah daerah, khususnya Kelurahan Bahagia, yang mengkampanyekan pola hidup bersih dan sehat pada anak-anak. Ini harus didukung oleh semua pihak, termasuk orang dewasa yang menjadi contoh langsung dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Kak Seto.

Menurutnya, anak-anak lebih banyak belajar melalui contoh, bukan hanya dari kata-kata. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk ikut berkontribusi dalam bentuk karya kreatif seperti lagu-lagu tentang hidup sehat, gotong royong, dan kesehatan mental agar pesan-pesan positif bisa lebih mudah diterima oleh anak-anak.

Baca Juga :  Kuota SMPN 7 Cibitung Mentok, Warga Muktiwari Siap Ngadu ke Kang Dedi Mulyadi

Lebih jauh, Kak Seto menilai kegiatan edukatif ini sangat efektif karena melibatkan prestasi anak-anak secara langsung, serta dihadiri oleh tokoh-tokoh masyarakat mulai dari lurah, camat, hingga unsur TNI dan kepolisian.

“Ini pendekatan yang menyeluruh dan baik sekali, apalagi bila nilai-nilai yang disampaikan bisa diterapkan juga di lingkungan keluarga para tokoh tersebut,” tambahnya.

Dukung Pendidikan Non-Formal ala Dedi MulyadiDalam kesempatan yang sama, Kak Seto juga berbicara mengenai pertemuannya dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang dikenal dengan pendekatan budaya dalam dunia pendidikan.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi Pastikan 70 Warga Tercover BPJS

Ia menyatakan dukungannya terhadap program pendidikan karakter yang sempat viral, di mana anak-anak dibina dalam suasana disiplin namun tetap mengedepankan pendekatan kemanusiaan, seperti di barak pendidikan Cikole, Lembang.

“Saya sempat berdialog langsung dengan pelatih, anak-anak, dan para orang tua. Ternyata pendekatan ini sangat positif, bukan untuk menghukum, tapi melengkapi pendidikan formal dan informal dengan pendidikan non-formal,” jelas Kak Seto.

Ia bahkan mengajak publik untuk tidak menghakimi konsep pendidikan yang menggunakan pendekatan semi-militer tersebut sebelum melihat langsung.

“Marilah kita datang, berdialog, dan menyumbangkan ide. Ini bukan tentang hukuman, tapi upaya problem solving untuk anak-anak yang memerlukan pendekatan berbeda,” katanya.

Soroti Isu Pendidikan Anak Usia Dini

Menanggapi keluhan masyarakat mengenai tingginya biaya pendidikan anak usia dini dibanding pendidikan dasar yang sudah gratis, Kak Seto juga menyampaikan keprihatinannya. Ia mendorong pemerintah pusat dan daerah untuk memberikan perhatian lebih pada pendidikan anak usia dini sebagai fondasi penting pembentukan karakter dan kecerdasan anak.

Baca Juga :  Malam-Malam, KPK Segel Ruang Kerja Bupati Bekasi

“Pendidikan anak usia dini itu justru krusial. Harusnya bukan yang paling mahal, tapi yang paling prioritas. Kalau perlu, diberikan subsidi yang lebih besar,” ujarnya.

Kak Seto menutup pernyataannya dengan harapan besar bagi anak-anak Indonesia, khususnya dari Kelurahan Bahagia.

“Siapa tahu, anak-anak yang hadir hari ini kelak bisa menjadi gubernur, wali kota, atau bahkan Presiden Republik Indonesia di masa depan. Mari kita bekali mereka sebaik mungkin sejak sekarang,” tutup Kak Seto.

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Bekasi Segera Panggil Dewan Pengawas, Kisruh PDAM Tirta Bhagasasi Jadi Sorotan
Sawah Bekasi Terancam Kekeringan, Asep Surya Atmaja Turun Gunung: Alat Berat Siap Dikerahkan!
Pemkab Bekasi Resmi Luncurkan Logo dan Tema Hari Jadi ke-76, Usung Semangat Bangkit Bersama
DLH Kabupaten Bekasi: Dokumen UKL-UPL PT Glow Industri Herbal Care Belum Diproses, DPRD Siap Panggil Dinas Terkait
Warga Taman Persada Raya Bikin 1.000 Lubang Biopori, Wali Kota Bekasi: Ini Contoh Nyata Hadapi Kemarau
DLH Kota Bekasi Selidiki Dugaan Pencemaran Kali Bekasi, Sumber Diduga dari Hulu
Polres Metro Bekasi Kerahkan 4.222 Personel Amankan Pilkades Serentak di 154 Desa
Pemkab Bekasi Buka Beasiswa S1 untuk 100 Putra-Putri Berprestasi, Pendaftaran Dimulai 27 Juli

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:33 WIB

DPRD Kabupaten Bekasi Segera Panggil Dewan Pengawas, Kisruh PDAM Tirta Bhagasasi Jadi Sorotan

Senin, 27 Juli 2026 - 16:01 WIB

Sawah Bekasi Terancam Kekeringan, Asep Surya Atmaja Turun Gunung: Alat Berat Siap Dikerahkan!

Senin, 27 Juli 2026 - 14:52 WIB

Pemkab Bekasi Resmi Luncurkan Logo dan Tema Hari Jadi ke-76, Usung Semangat Bangkit Bersama

Senin, 27 Juli 2026 - 07:23 WIB

DLH Kabupaten Bekasi: Dokumen UKL-UPL PT Glow Industri Herbal Care Belum Diproses, DPRD Siap Panggil Dinas Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:17 WIB

Warga Taman Persada Raya Bikin 1.000 Lubang Biopori, Wali Kota Bekasi: Ini Contoh Nyata Hadapi Kemarau

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami