Warga Keluhkan Bau, DLH Bekasi Temukan Indikasi Pencemaran

- Redaksi

Kamis, 8 Januari 2026 - 13:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas DLH Kota Bekasi melakukan penelusuran dan pengambilan sampel air di Kali Citra, Kelurahan Jakasetia, Kamis (8/1/2026).

i

Petugas DLH Kota Bekasi melakukan penelusuran dan pengambilan sampel air di Kali Citra, Kelurahan Jakasetia, Kamis (8/1/2026).

KOTA BEKASI — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga terkait bau menyengat dari aliran Kali Jakamulya yang membentang dari wilayah Jatiasih hingga Galaxy, Bekasi Selatan. Laporan tersebut mencuat melalui media sosial Instagram @infobekasi pada Rabu (7/1/2026).

Pada Kamis (8/1/2026), DLH Kota Bekasi menerjunkan tim gabungan yang terdiri dari Pejabat Pengawas Lingkungan Hidup (PPLH), UPTD Laboratorium Lingkungan, UPTD Kebersihan Bekasi Selatan, serta Pasukan Katak untuk menelusuri sumber bau dan dugaan pencemaran di sepanjang saluran air.

Dua Titik Disisir: Hulu Jatirasa hingga Hilir Jakasetia

Untuk mengoptimalkan identifikasi, tim dibagi ke dua lokasi: wilayah Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih sebagai hulu saluran, dan Kelurahan Jakasetia, Kecamatan Bekasi Selatan sebagai hilir. Penelusuran dilakukan dengan pemantauan visual, penyusuran drainase, serta pengambilan sampel air.

Kepala DLH Kota Bekasi, Kiswatiningsih, menyatakan bahwa langkah ini dilakukan guna memastikan sumber pencemaran sekaligus mengidentifikasi kemungkinan adanya pembuangan limbah yang tidak sesuai peraturan.

Hasil Uji Lapangan: Klorin Tinggi, Oksigen Terlarut Rendah

Dari pengukuran kualitas air secara in situ, diperoleh parameter sebagai berikut:

  • Dissolved Oxygen (DO): 0,5 mg/L
  • Klorin: 1,81 ppm
  • pH: 7,11
  • Daya Hantar Listrik (DHL): 612,5 µS
Baca Juga :  Ahmad Madong : Musda KNPI, Pemimpin Baru Harus Memiliki Inovasi Untuk Para Pemuda Kota Bekasi

“Angka tersebut menunjukkan parameter yang melampaui baku mutu, khususnya DO yang seharusnya minimal 4 mg/L dan klorin maksimal 0,03 ppm sesuai PP Nomor 22 Tahun 2021,” jelas Kiswatiningsih.

Sampel air diambil di Kali Citra, Kelurahan Jakasetia, yang merupakan aliran lanjutan dari Jatirasa. Berdasarkan identifikasi visual, kondisi air di Jatirasa relatif jernih meski masih tercium bau, sementara cemaran terakumulasi di wilayah Jakasetia dan diperkirakan telah berlangsung sekitar dua hari.

Respons Cepat dan Penguatan Pengawasan

“Petugas melakukan pengecekan langsung dengan menyusuri aliran drainase, pemantauan visual, serta pengambilan sampel air. Ini merupakan bentuk respons cepat DLH Kota Bekasi terhadap keluhan masyarakat,” tegas Kiswatiningsih.

Baca Juga :  DINKOPUMKM Upayakan UKM akan Hidup Kembali dan Menggeliat

DLH juga berkoordinasi dengan aparat wilayah setempat untuk memperkuat pengawasan dan mengantisipasi potensi dampak pencemaran terhadap kesehatan warga dan lingkungan.

Imbauan kepada Warga

DLH Kota Bekasi mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan aktif melaporkan setiap indikasi pencemaran melalui kanal pengaduan resmi. Setiap laporan akan ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.

“DLH Kota Bekasi berkomitmen menjaga kualitas lingkungan hidup serta memastikan tidak ada aktivitas yang merugikan ekosistem maupun mengganggu kenyamanan warga,” tutup Kiswatiningsih. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ibis Styles Bekasi Jatibening Punya Nobar Resmi dan Restoran 24 Jam, Internet Kini 300 Mbps
Hari Lingkungan Hidup 2026, Pemkot Bekasi Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan
Pemkot Bekasi Tegaskan Aturan PPPK Ikuti Pusat, Soroti Batas Belanja Pegawai 30 Persen
Plh Wali Kota Bekasi Terima Kunjungan DPRD Banjarbaru, Bahas Strategi Tingkatkan PAD
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Terungkap! Pembunuhan WN Korea di Bekasi Dirancang Berbulan-bulan, Mantan Istri Diduga Jadi Dalang
Harlah Pancasila 2026, Plt Bupati Bekasi Tegaskan Pancasila Benteng Bangsa Hadapi Tantangan Global

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:50 WIB

Ibis Styles Bekasi Jatibening Punya Nobar Resmi dan Restoran 24 Jam, Internet Kini 300 Mbps

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:19 WIB

Hari Lingkungan Hidup 2026, Pemkot Bekasi Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:11 WIB

Pemkot Bekasi Tegaskan Aturan PPPK Ikuti Pusat, Soroti Batas Belanja Pegawai 30 Persen

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:41 WIB

Plh Wali Kota Bekasi Terima Kunjungan DPRD Banjarbaru, Bahas Strategi Tingkatkan PAD

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Berita Terbaru