JAKARTA – Organisasi kepemudaan Pemuda Patriot Nusantara bersama Digdaya Indonesia menggelar dialog bertajuk “28 Tahun Reformasi: Perjuangan Masa Lalu, Kini dan Esok” di Upnormal Tebet, Jakarta, Jumat (10/7/2026).
Kegiatan ini menjadi ajang refleksi sekaligus mengajak generasi muda menjaga persatuan dan stabilitas bangsa.Dialog tersebut dihadiri puluhan mahasiswa, aktivis, serta perwakilan organisasi kepemudaan dari berbagai latar belakang, seperti HMI, KAMMI, dan LMND.Ketua Umum Pemuda Patriot Nusantara, Andi Kurniawan, mengatakan Reformasi telah membuka ruang demokrasi yang harus terus dijaga.
Menurutnya, generasi muda memiliki tanggung jawab mengawal cita-cita Reformasi melalui pemikiran kritis dan kontribusi nyata bagi bangsa.Sementara itu, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI, Nezar Patria, menilai Reformasi telah membawa banyak perubahan positif, mulai dari kebebasan berpendapat hingga lahirnya pemimpin-pemimpin daerah yang berkontribusi di tingkat nasional.
Direktur AEPI, Salamudin Daeng, menambahkan perjuangan mahasiswa saat ini harus berlandaskan kecintaan terhadap bangsa dengan terus mengawal tata kelola negara agar berjalan sesuai prinsip keadilan dan kepentingan masyarakat.
Di akhir kegiatan, Pemuda Patriot Nusantara dan Digdaya Indonesia menyerukan kepada seluruh generasi muda untuk menjaga keamanan, kedamaian, dan persatuan Indonesia.
Mereka juga mengingatkan agar dinamika yang terjadi antara aparat penegak hukum tidak memicu ketidakstabilan di tengah masyarakat.
Menurut mereka, seluruh institusi negara harus tetap solid dalam menjaga penegakan hukum serta mewujudkan Indonesia yang aman, damai, dan berdaulat.
(*)










