Bekasi – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Wildan Fathurrahman, menekankan pentingnya sinergi antara Dinas Pendidikan dan seluruh jajaran pemerintahan wilayah dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025.
Menurutnya, keberhasilan program ini sangat bergantung pada kolaborasi lintas sektor, terutama hingga tingkat kelurahan dan kecamatan.
“Kata kuncinya adalah sinergi kolaborasi dengan struktural pemerintahan yang ada, mulai dari kelurahan hingga kecamatan. Jangan sampai lurah tidak memahami SPMB,” ujar Wildan, Kamis (8/5/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia meminta Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi bersama jajarannya untuk memastikan bahwa seluruh perangkat pemerintahan benar-benar memahami dan mampu mensosialisasikan mekanisme SPMB, termasuk kepada ketua RT dan RW.
Selain itu, Wildan berharap aparat penegak hukum juga turut serta dalam proses pengawasan dan pengawalan SPMB agar prosesnya berlangsung jujur dan adil.
“Dari kami DPRD Kota Bekasi berharap SPMB kali ini dilakukan secara transparan dan meminta agar aparat penegak hukum untuk terlibat aktif dalam pengawalan. Agar kepercayaan masyarakat terhadap SPMB 2025 ini bisa betul-betul terjaga,” tutupnya. (*)









