Cegah Kebakaran Lahan di Ciremai, BTNGC dan Warga Gotong Royong Membuat Sekat Bakar

- Redaksi

Jumat, 5 Juli 2019 - 03:47 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Kuningan – Sebagai upaya antisipasi dan upaya pencegahan kebakaran lahan di kawasan Gunung Ciremai, Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) Kabupaten Kuningan bersama warga melakukan pembuatan sekat bakar.

BTNGC bersama anggota masyarakat peduli api, menyisir Blok Batu Kuda Desa Padabeunghar Kecamatan Pasawahan Kuningan untuk membuat sekar bakar sejauh beberapa kilometer.

Kepala Resort Perlindungan SPTN I Kuningan, Dadan menuturkan, sekat bakar dibuat untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran lahan di kawasan Gunung Ciremai akibat mulai mengering. Sekat bakar yang dibuat petugas berukuran lebar sekitar 5 meter sepanjang 2,4 kilometer.

“Sekat bakar ini sebagai upaya pencegahan dini kebakaran hutan. Ini akan berfungsi sebagai pemutus api saat terjadi kebakaran sehingga tidak semakin meluas,” terangnya, Kamis (4/7/2019).

Dia menyebut, sekar bakar juga dibuat di sejumlah titik lain yang berpotensi dan masuk dalam zona rawan kebakaran. Walau demikian, Ia berharap agar musibah kebakaran hutan tidak kembali terjadi di Gunung Ciremai.

“Kami berharap kebakaran hutan tidak terjadi tahun ini. Namun untuk berjaga-jaga, pembuatan sekat bakar ini sangat diperlukan,” ujarnya.

Baca Juga :  Pabrik Plastik di Jababeka Ludes Terbakar, Ini Kronologinya

Menurutnya, beberapa kawasan TNGC yang masuk dalam zona rawan kebakaran paling besar berada di wilayah Utara dan sebagian di Timur Gunung Ciremai. Kawasan yang rawan tersebut diantaranya berada di daerah Lambosir, Seda, hingga Padabeunghar

“Kami juga berperan aktif untuk mensosialisasikan kepada warga masyarakat di kawasan Gunung Ciremai, agar dapat menjaga hutan dari bahaya kebakaran,” katanya.

Pihaknya mengajak, agar warga masyarakat bersama-sama menjaga hutan Ciremai dari kebakaran hutan. Disamping itu meminta partisipasi masyarakat untuk ikut serta memadamkan api jika kebakaran benar-benar terjadi.

Baca Juga :  Antisipasi Banjir, Warga Jati Asih Gotong Royong Membersihkan Saluran

“Tak hanya itu, kami mengajak para pengelola wisata alam di kawasan Gunung Ciremai dan masyarakatnya untuk ikut serta menjaga Ciremai dari kebakaran. Jadi di setiap desa yang berbatasan langsung dengan kawasan TNGC sudah terbentuk masyarakat peduli api, yang selalu siaga dan siap dikerahkan jika terjadi kebakaran hutan,” tutupnya. 

(dri/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita
Maxim Perkuat UMKM di 400 Kota, Bantu Pelaku Usaha Tekan Biaya Operasional
Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
Pemuda Patriot dan Digdaya Ajak Generasi Muda Jaga Ketertiban dan Persatuan Bangsa
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
Go-Woman.id Gelar Seminar UMKM Perempuan, Dorong Bisnis Rumahan Naik Kelas
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:06 WIB

Maxim Perkuat UMKM di 400 Kota, Bantu Pelaku Usaha Tekan Biaya Operasional

Senin, 13 Juli 2026 - 12:31 WIB

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:50 WIB

Pemuda Patriot dan Digdaya Ajak Generasi Muda Jaga Ketertiban dan Persatuan Bangsa

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:47 WIB

Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum

Berita Terbaru