Menanggapi persoalan ini, Ganjar mengatakan bahwa pemerintah perlu cepat menyelesaikan satu data. Data ini dapat digunakan untuk mengetahui alokasi hingga pendistribusian pupuk kepada para petani.
Selain menjadi alternatif solusi bagi petani, satu data ini juga menjadi solusi bagi persoalan masyarakat yang lain, termasuk para nelayan.
“Itu tadi kenapa idenya adalah satu data Indonesia khusus untuk pertanian segera dibereskan. Kalau itu sudah beres maka kita tau alokasi, kita tahu bagaimana cara menambahnya, dan kita harus tau bagaimana cara mendistribusikannya, karena ini barang subsidi,” ungkapnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Isu kelangkaan pupuk menjadi salah satu topik yang dibahas dalam debag Capres pertama beberapa waktu lalu. Ganjar menyebut setelah debat Capres ia mendapatkan banyak pengaduan dari berbagai daerah di Indonesia.
“Ini lah yang menjadi keluhan, jangan sampai produksivitas kita turun karena persoalan-persoalan supply yang tidak bisa ajeg,” ucapnya.
Selain itu, saluran irigasi juag harus menjadi perhatian penting guna memastikan ketersediaan air bagi area persawahan.
“Termasuk modernisasi dalam saluran irigasi ini yang penting kita lakukan untuk masyarakat,” tambahnya. (*)
Halaman : 1 2





















