RJN, Cirebon – Lembaga survei Indo Consulting Network (ICN) membeberkan sejumlah nama calon legislatif baru yang berpotensi menggeser ekistensi para petahana di dapil Jawa Barat (Jabar) VIII.
Salah satu caleg asal Cirebon Indramayu yang memiliki popularitas tinggi adalah Wakil Ketua DPD Jabar Partai Gerindra, Anggawira, yang juga menjabat sebagai Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi.
“Popularitas Anggawira yang mencapai 2,6 persen di dapil Jabar VIII ini membuatnya berada diposisi pertama,
menggeser popularitas para petahana. Jika terus seperti ini, kemungkinan yang memenangkan dapil Jabar VIII ini adalah kuda hitam,” kata Direktur ICN, Whisnu Sentosa (22/2).ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Terdapat nama lain yang disebutkan oleh Direktur Eksekutif ICN, yaitu mantan plt Bupati Cirebon Selly Andriani dari PDI-P dan Eki Bahtiar dari Partai Demokrat.
“Popularitas Selly Andriani dari partai PDI-P sebesar 2,4 persen hal ini ditunjang oleh kepopuleran saat masih
menjabat plt Bupati Cirebon. Sedangkan untuk Eki Bahtiar dari partai Demokrat sebesar 1,5 persen,” ujar Whisnu.Selain Selly dan Eki terdapat nama caleg lain yang disebut oleh Whisnu, yaitu Kalinga, yang popularitasnya mencapai 1,6 persen atau berada di bawah Anggawira dan Kardaya.
“Penelitian yang mengambil sampel 800 responden dengan tingkat pendidikan, dan profesi yang bervariasi. Hasil surveinya memiliki margin of error 3,5 persen dengan tingkat kepercayaan
96,5 persen,” tutup Whisnu.Terdapat 150 nama yang telah ditetapkan oleh KPU dalam daftar pemilihan legislatif 2019 di dapil VIII Jabar, yang meliputi kabupaten Indramayu, kabupaten Cirebon, dan kota Cirebon.
Terdapat delapan dari sembilan nama petahana yang maju kembali. Mereka adalah Herman Khaeron dari Partai Demokrat, Kardaya Warnika dari Partai Gerindra, Yosep Umar Hadi dan Ono Surono dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Dedi Wahidi dari Partai Kebangkitan Bangsa, Dave Akbarshah Laksono dan Daniel Mutaqien Syaiefuddin dari Partai Golkar juga Sudiro Asno dari Partai Hanura.(ziz/rjn)









