Bupati Supendi Sambut Kepulangan Warga Indramayu dari Wamena

- Redaksi

Kamis, 10 Oktober 2019 - 19:50 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Indramayu – Tragedi kerusuhan di Distrik Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua beberapa waktu lalu menyisakan trauma bagi para pendatang. Salah satunya dua keluarga asal Kabupaten Indramayu yang kini telah kembali ke tanah kelahirannya.

Bagi pasangan Wasini dan Dimas Marseto, warga Desa Kalimati Blok Beringin, Kecamatan Jatibarang, bisa pulang kembali ke Indramayu merupakan anugerah karena sebelumnya mereka bingung jika tidak bisa pulang ke Indramayu dan harus tertahan di Wamena karena kondisi di daerah tersebut. Setelah menginjakan kaki di Indramayu mereka langsung mengucap syukur dan menangis bahagia.

Selain itu, keluarga yang juga bersyukur yakni pasangan suami istri Arif Wahyudin dan Selawati dari Dusun Karanganyar, Desa Sukra Wetan, Kecamatan Sukra mereka bersyukur karena bisa kembali berkumpul bersama keluarganya.

Melihat kondisi demikian, Bupati Indramayu H. Supendi memerintahkan Dinas Sosial berkoordinasi dengan Pemprov Jawa Barat untuk melakukan pemantauan terhadap warga Indramayu yang berada di Papua.

Pada Kamis pagi (10/10/2019), Bupati Indramayu H. Supendi bersama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah menyambut kedatangan dua keluarga tersebut di Pendopo Indramayu.

Seperti dikutip dari rilis Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu, Bupati H. Supendi mengatakan, ketika mengetahui ada warga Indramayu yang ingin pulang dari Papua pihaknya langsung berkoordinasi dengan Pemprov Jawa Barat untuk menyusun rencana pemulangannya.

Baca Juga :  HUT RI Ke 74, Wali Kota Bekasi Resmikan 2 Rumah Sakit Tipe D

Melalui Dinas Sosial, keluarga asal Indramayu tersebut selajutnya dibawa pulang ke Indramayu dan dikembalikan untuk bisa kembali berkumpul bersama keluarganya.

Supendi menambahkan, mereka yang kembali ke Indramayu tersebut selanjutnya diberikan bantuan biaya hidup sebesar 7,5 juta yang merupakan bantuan dari Baznas Indramayu. Bantuan tersebut diharapkan bisa menjadi modal usaha untuk selanjutnya menata kembali kehidupan di tanah kelahirannya.

“Alhamdulilah mereka selamat, dan bisa kembali ke Indramayu kita berikan bantuan dari Baznas sebagai biaya hidup dan modal usaha untuk kembali menata kehidupannya,” tegas Supendi.

Baca Juga :  BPBD Kabupaten Bekasi Terima Bantuan untuk Korban Gempa NTT dari Desa Karangraharja

Sementara itu Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial pada Dinas Sosial Kabupaten Indramayu, Boy Billy Prima mengatakan, setelah terjadi konflik di Wamena pihaknya langsung berkordinasi dengan Dinas Sosial di Papua untuk memantau keberadaan warga Indramayu. Menurutnya, setiap hari dipantau keberadaanya mulai dari penampungan hingga ke penerbangan dan kembali di Indramayu.

Boy menambahkan, sebenarnya dari Kabupaten Indramayu ada tiga keluarga, namun yang kembali ke Indramayu hanya dua keluarga sementara satu keluarga memilih ke Kota Sukabumi mengikuti suaminya.

(red/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan
Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
BPBD Kabupaten Bekasi Kirim 20 Ton Bantuan ke NTT
Semarak HUT Bekasi dan RI, Cibitung Dorong Warga Makin Gemar Berolahraga
IPL TPA Burangkeng Belum Beroperasi, Proyek Rp10,8 Miliar Kini Dipantau Inspektorat
1.800 Ton Sampah Menumpuk Tiap Hari, Zulhas Ungkap PR Besar Kota Bekasi
BPBD Kabupaten Bekasi Terima Bantuan untuk Korban Gempa NTT dari Desa Karangraharja

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 22:44 WIB

8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan

Selasa, 1 September 2026 - 16:28 WIB

Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:46 WIB

BPBD Kabupaten Bekasi Kirim 20 Ton Bantuan ke NTT

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Semarak HUT Bekasi dan RI, Cibitung Dorong Warga Makin Gemar Berolahraga

Berita Terbaru