Banyak Mobil Truk Bodong Berkeliaran, Ini Kata Dishub Kab. Cirebon

- Redaksi

Selasa, 7 Agustus 2018 - 17:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com,Cirebon– Adanya kecelakaan yang melibatkan kendaraan pengangkut Material beberapa waktu belakangan ini serta banyaknya mobil truk pengangkut material tanah merah dan pasir yang berasal dari wilayah Beber dan Susukan Lebak di sikapi oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Cirebon dengan menggelar razia gabungan di Beber dan Ciperna.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Cirebon, Abraham melalui Kepala Bidang Keselamatan, H. Sunarto mengatakan jika pihak Dishub Cirebon sudah melakukan razia gabungan dari tanggal 1 Agustus kemarin di 2 tempat berbeda, Selasa (7/8/2018).

Baca Juga :  Ahmad Syaikhu: Saya Tetap Berpegang Pada Komitmen Prabowo

“Kami dari pihak perhubungan sudah 2 kali melakukan kegiatan penertiban (Red.Razia Gabungan) di 2 lokasi yaitu di Beber dan Ciperna, adapaun tujuan untuk keselamatan masyarakat,”ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masih menurut Sunarto bahwa pihaknya sudah memanggil pihak vendor dan pihak pengusaha (Red.Kontraktor) dari Mega Proyek PLTU Cirebon untuk mengikuti peraturan berlalu lintas, agar kendaraan yang mati KIR nya segera di urus dahulu.

Baca Juga :  Warning, Sangsi Pidana Kurungan dan Denda Bagi Oknum Pedagang Curang Jika Alat ukur tidak di Tera Ulang

“Pihak Vendor saja yang datang dan sudah bertemu Kadishub langsung, agar pihak vendor menggunakan armada yang layak oprasional karena banyak ditemukan mobil truk dari luar Kota bahkan luar Pulau Jawa agar di urus KIR nya demi keselamatan berkenderaan,”paparnya.

Baca Juga :  Petugas Pembersih Rumput Tewas Dihantam Bus di Tol Palikanci

Ditambahkan Sunarto bahwa ada kewajiban baik dari vendor maupun pengusaha agar pengiriman material tidak menghambat kepentingan pembangunan berskala Nasional seperti PLTU.

“Ini merupakan dilema bagi kami, padahal kami tidak ingin mengganggu pembangunan mega proyek PLTU Cirebon yang notabane merupakan proyek Strategis Nasional, ketika kita tegakan peraturan daerah maka Pembangunan akan terhambat, segingga diperlukan solusi bersama,” ungkapnya.(ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jasa Marga Gelar Tinjauan Keselamatan Terpadu di Tol Palikanci, Begini Hasilnya!
Tragedi Gunung Kuda! Jasamarga Kerahkan Derek Raksasa Angkat Truk- truk Terkubur
Gunung Kuda Kembali Bergemuruh, Tim SAR Nyaris Jadi Korban Longsor Susulan
Longsor Maut, Tambang Ditutup!
Gunung Kuda Murka, Dedi Mulyadi: Tambang Tanpa Etika adalah Kejahatan
Zona Longsor Diabaikan, 14 Orang Jadi Korban Tambang Gunung Kuda!
Korban Eks Perawat Didampingi Polisi dan Komnas Perlindungan Anak
Pemprov dan Pemkab Cirebon Kolaborasi Tangani Jalan Rusak

Berita Terkait

Senin, 15 September 2025 - 16:00 WIB

Jasa Marga Gelar Tinjauan Keselamatan Terpadu di Tol Palikanci, Begini Hasilnya!

Minggu, 1 Juni 2025 - 13:46 WIB

Tragedi Gunung Kuda! Jasamarga Kerahkan Derek Raksasa Angkat Truk- truk Terkubur

Sabtu, 31 Mei 2025 - 15:08 WIB

Gunung Kuda Kembali Bergemuruh, Tim SAR Nyaris Jadi Korban Longsor Susulan

Jumat, 30 Mei 2025 - 20:00 WIB

Longsor Maut, Tambang Ditutup!

Jumat, 30 Mei 2025 - 16:09 WIB

Gunung Kuda Murka, Dedi Mulyadi: Tambang Tanpa Etika adalah Kejahatan

Berita Terbaru

Rapat koordinasi rencana pembangunan PSEL di TPA Burangkeng yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara secara daring di Command Center Diskominfosantik, Selasa (14/4/2026).

Pemerintahan

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:21 WIB

Anda Kurang Beruntung !