Apakah Bekasi Benar Benar Bersih?

- Redaksi

Kamis, 15 Agustus 2019 - 20:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

“Pergerakan rakyat timbul bukan karena pemimpin bersuara, tetapi pemimpin bersuara karena ada pergerakan.”

~Muhammad Hatta

69 tahun sudah umur Kabupaten Bekasi, Bekasi sudah Bukan Bekasi Baru lagi dan juga Bekasi tidak Bersih. Antitesa nya adalah Bekasi bisa Bersih jika ada Political Will Kepala Daerah untuk mewujudkan Good Government dan Good Governance yaitu Pemerintahan Baik dan Bersih hal ini bertolak belakang dengan sejak berdirinya Kabupaten Bekasi sudah Puluhan Kasus Korupsi terbukti dan Puluhan Pejabat-Aparatur Negara mendekam di Jeruji Besi. mulai dari kasus pungli, potong honor, pagar kejari, dana desa, kredit macet BTN, incenerator, hingga suap perijinan Meikarta hingga puluhan milliar rupiah. Inikah yang dikatakan Bekasi Bersih dari Praktek KKN? Belum soal tata kelola sampah di TPA Burangkeng, Kondisi Infrastruktur, Hitamnya kali, banyaknya TPS liar dll. Inikah yang dinamakan Bekasi Bersih lingkungan dan infrastrukturnya?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Paska dilantiknya Bupati Bekasi yang baru Eka Supriatmaja menggantikan posisi Neneng Hasanah Yasin yang mengundurkan diri karena terjerat kasus suap mega proyek meikarta. Di sisa-sisa kepemimpinan Bupati yang memiliki visi dan misi Bekasi Bersinar (Berdaya saing, Sejahtra, Indah, dan Ramah lingkungan) belum ada langkah/terobosan yang memang mengarah ke arah perbaikan kabupaten bekasi. Sejauh mana amanah RPJMD dijalankan?

Faktanya ,Kekeringan panjang. Daerah cibarusah dan sekitar nya mengalami kekeringan panjang. Sudah menjadi agenda tahunan selama musim kemarau masyarakat kekurangan air bersih.Tindakan kongrit apa yang pemerintah lakukan yang untuk menangani bencana tersebut.Sumur bor??? Sudah sejauh mana dan seberapa efektifkah untuk mengurai bencana kekeringan tersebut. Pengiriman air bersih??? Sampai kapan itu akan terus di lakukan dan seberapa tepatkah itu di terapkan. Kabupaten bekasi bukan kota tadah hujan. Karena pada dasar nya dimana ada air disitu lah ada kehidupan.adapun mata air atau pun sungai,masih layak kah untuk di konsumsi ?

Baca Juga :  Perkenalkan Kuliner Khas Bekasi, Pemkab Gelar Lomba Masak Antar Chef

Belum lagi, Pencemaran Dan Pengrusakan lingkungan Air merupakan sumber kehidupan setiap manusia. tanpa air manusia bisa apa?

Menggunakan Jasa PDAM? Untuk kaum menengah ke atas mungkin itu bukan suatu masalah besar, tapi apa kabar kaum menengah kebawah? Sudah sejauh mana pemerintah memperhatikan itu, di tambah lagi Pencemaran lingkungan di wilayah bekasi sudah semakin meluas setiap tahun nya, bisa di katakan hampir semua terdampak, seperti hal nya sungai-sungai di kabupaten bekasi, salah satu nya sungai cilemah abang, kerusakan hutan bakau , hutan mangroove muara gembong, dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kehutanan Kabupaten Bekasi mengatakan ada 10 sungai yang Teridentifikasi terdampak pencemaran limbah diantaranya Sungai Citarum, Sungai Cibeet, Sungai Cipamingkis, Sungai Cikedokan, Sungai Ciherang, Sungai Cikarang, Sungai Bekasi, Sungai Balacan, Sungai Cikarang Bekasi Laut (CBL), dan Sungai Belencong.
Adapun dampak dari penceraman lingkungan di muara gembong, berdapak pada salah satu satwa yang spesiesnya hampir punah yaitu Lutung Jawa yang semakin berkurang. Kabupaten Bekasi punya hutan mangroove bukan Cuma hutan pabrik dan beton.

Berikutnya, Pungli (pungutan liar) yang semakin hari semakin di anggap tabu dan biasa. Membuat masyarakat awam sulit untuk bergerak sesuai prosedur yang baik dan benar. Sejauh mana pemerintah memproses penindakan terhadap oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut.Contoh kecil : di sekolah-sekolah, instansi-instansi, di jalan raya, dan lain-lain. Adanya oknum karena ada nya kesempatan,ada nya pemerintah yang punya wewenang dan kebijakan sudah seharusnya paham dan tau tindakan pencegahan maupun tindakan tegas yang benar-benar bisa di rasakan dampak positif nya oleh masyarakat.
Selanjutnya, Pengangguran tiap tahun pengangguran di kabupaten bekasi semakin bertambah, Kepala dinas tenaga kerja kabupaten bekasi mengatakan “tercatat data sementara pengangguran di kabupaten bekasi sebanyak 172.412 pengangguran,angka itu di dapat dari tahun 2017 sampai maret 2019 ini” , dengan lapangan pekerjaan yang kurang seimbang dengan jumlah pencari kerja nya. Kabupaten Bekasi merupakan kota industri terbesar di Asia Tenggara yang memiliki ±20 kawasan industri dan 6.000± perusahan yang ada di bekasi. apakah tidak mampu untuk menyerap tenaga kerja lokal?

Baca Juga :  Tribrata TV Divisi Humas Polri Serahkan 5000 Box Masker ke Pemerintah Kota Bekasi.

Selain itu, Kemacetan dan Infrastruktur Kecelakaan di jalan raya terjadi bukan karena sebab, salah satu nya kemacetan di jalan raya. Dengan bertambah nya kendaraan yang tidak di imbangi dengan fasilitas umum yang memadai seperti penerangan jalan yang minim, rambu-rambu lalu lintas yang kurang, jalan rusak dan berlubang, tambah lagi kendaraan-kendaraan besar yang melintas di jalan raya tidak sesuai jadwal atau pun jam operasionalnya.

Seorang revolusioner dari iran pernah mengatakan:

“Jika kau mampu merasakan derita berarti kau hidup. Jika kau merasakan derita orang lain berarti kau MANUSIA.”

~Ali Syariati

Dari penggalan kata diatas kita seharusnya lebih peka dan peduli terhadap kondisi sosial yang terjadi di sekeliling kita. Pemerintah daerah seakan-akan tidak perduli terhadap rakyatnya. Padahal dengan bertambahnya umur kabupaten bekasi yang ke 69 seharusnya menjadi tempat muhasabah para pejabat khususnya bupati bekasi, orang nomor satu di kabupaten bekasi bisa bergerak secara optimal dalam menuntaskan semua persolan ini.

Baca Juga :  Pajak UMKM Mulai Diturunkan 0,5% Per 1 Juli

Jika bupati tidak mampu mengemban tanggung jawab menjadi orang nomor satu di daerah kabupaten bekasi lebih baik mundur saja dari jabatannya. Karena masyarakat kabupaten bekasi membutuhkan sosok pemimpin yang bisa bekerja cerdas dan tuntas agar semua persoalan di kabupaten bekasi segera terselesaikan. Untuk itu kami mendesak kepada Bupati:

1. Mendesak Pemkab Bekasi agar membentuk Konsultan Amdal sesuai amanah UU 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

2. Mendesak Pemkab Bekasi agar Membuat Balai Latihan Kerja di 23 kecamatan.

3. Mendesak Pemkab Bekasi agar Membangun Folder air ditiap desa terdampak kekeringan.

4. Mendesak Pemkab Bekasi agar Membuat Perbup yang mengatur jam operasional truk.

5. Mendesak Pemkab Bekasi agar membuat Program Beasiswa untuk Mahasiswa dari alokasi APBD Dispora.

6. Mendesak Pemkab agar membangun alun-alun dan/atau land mark Kabupaten Bekasi.

7. Mendesak Pemkab agar mengisi ke kosongan SKPD agar pelayanan publik lebih optimal.

Adanya kami disini bukan tanpa sebab, tapi ada nya kami disini karena akibat. Akibat kelalaian pemerintah dalam menjalankan tugas nya sebagai pemegang jabatan tertinggi di wilayah kabupaten bekasi. Maka kami mendesak kepada bupati bekasi untuk segera menyelesaikan persoalan ini dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.

(*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker
Fajar Paper Siapkan Fasilitas Pengolahan Limbah, Aktivitas Truk Bakal Ditata
Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Bekasi, Tri Adhianto Minta Warga Waspada
Video CCTV Lift Viral, Eks Caleg Jabar VII Siapkan Langkah Hukum
8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan
Ratusan Pedagang Pasar Baru Geruduk DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi Desak Wali Kota Bertindak
277 Siswa Kota Bekasi Raih Pramuka Garuda, Tri Adhianto Minta Jadi Teladan
Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:27 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker

Senin, 7 September 2026 - 19:24 WIB

Fajar Paper Siapkan Fasilitas Pengolahan Limbah, Aktivitas Truk Bakal Ditata

Senin, 7 September 2026 - 16:20 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Bekasi, Tri Adhianto Minta Warga Waspada

Kamis, 3 September 2026 - 16:56 WIB

Video CCTV Lift Viral, Eks Caleg Jabar VII Siapkan Langkah Hukum

Rabu, 2 September 2026 - 22:44 WIB

8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan

Berita Terbaru

Pengunjung melihat produk dan teknologi industri yang dipamerkan dalam GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (9/9/2026). Pameran ini diikuti lebih dari 260 eksibitor dari 19 negara dan menampilkan berbagai solusi teknologi untuk industri logam dan manufaktur.

Jakarta

GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 Resmi Dibuka

Rabu, 9 Sep 2026 - 12:23 WIB