Ahmad Apandi : Lestarikan Budaya, Wujudkan Desa kreatif

- Redaksi

Jumat, 22 April 2022 - 10:01 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Lukis : Lurah Jatirangga Ahmad Apandi.

i

Lukis : Lurah Jatirangga Ahmad Apandi.

Sementara budaya non fisik yang kita jaga adalah sedekah adat, upacara adat, tari tradisonal, pencak silat dan lainnya. Dari dasar itulah, kita ingin budaya ini jangan sampai hilang, kita kembangkan agar budaya ini bisa diterima, khususnya oleh kaum milenial. Kalau tidak kita jaga dan pelihara serta melestarikannya, maka tentu budaya kita akan kalah dengan budaya asing.

Hasil Kerajinan tangan Warga Jatirangga

Wartawan: Bagaimana cara menganalisa potensi budaya di Kelurahan Jatirangga

Ahmad Apandi: Saya melihat potensi di wilayah hukum Kelurahan Jatirangga menggunakan analisa SWOT (Strengt, Wheakness, Oppurtunities dan Treat). Kalau bahasa kita itu bisa diartikan sebagai Kekuatan, Kelemahan, Peluang dan Anacaman. Berdasarkan analisa SWOT ini, saya lihat kedepannya ada budaya luar yang bisa menghajar budaya kita, maka saya inginkan Jatirangga ini sebagai kelurahan berbasis budaya. Upaya kita sudah luar biasa.

Tahun 2019 saya mau bikin di tahun 2020 itu, Jatirangga jadi kelurahan budaya yang dicanangkan oleh Gubernur Jabar, Pak Ridwan Kamil. Saat itu, kita dah bikin proposal ke pihak perusahaan swasta. Kita pun sudah punya proposal yang berisi dengan analisa dan lainya, sehingga Jatirangga punya potensi budaya. Namun mimpi itu kandas, karena di bulan Maret 2020 Covid-19 menyerang, sponsor jadi hilang.

Baca Juga :  MMKSI Kampanyekan #PilihXPANDERPinterBener di Mertopolitan Mall Bekasi

Wartawan: Kalau Covid-19 telah berlalu, apakah program itu bisa kembali diwujudkan?

Ahmad Apandi: Melihat momen di tahun 2022, Insya Allah impian kita bisa terlaksana, kita sudah presentasi dihadapan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Pak Sandiaga Uno. Saat itu pak menteri tertarik dan Jatirangga masuk sebagai 125 Desa Kreatif se Indonesia. Memang waktu itu cita-cita kita
Jatirangga bisa masuk sebagai desa wisata, namun kita belum memenuhi syarat. Kita ingin didorong jadi desa wisata seperti Yogyakarta dan Bali. Perjalanan masih cukup panjang, tapi kita sudah membuat Road Map sebagai kelurahan budaya. Semua analisis sudah kita buat dan mendapat dukungan dari ADKI (Asosiasi Desa Kreatif Indonesia). Setelah presentasi didepan Sandiaga Uno, saya mendapat tawaran untuk menjadi Ketua ADKI Kota Bekasi.

Jatirangga bebas sampah plastik.

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker
Fajar Paper Siapkan Fasilitas Pengolahan Limbah, Aktivitas Truk Bakal Ditata
Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia
Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Bekasi, Tri Adhianto Minta Warga Waspada
Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri
Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Panggil Fajar Paper, Pastikan Perizinan Pengolahan Limbah Lengkap
Video CCTV Lift Viral, Eks Caleg Jabar VII Siapkan Langkah Hukum
8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:27 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker

Senin, 7 September 2026 - 19:24 WIB

Fajar Paper Siapkan Fasilitas Pengolahan Limbah, Aktivitas Truk Bakal Ditata

Senin, 7 September 2026 - 16:35 WIB

Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 16:20 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Bekasi, Tri Adhianto Minta Warga Waspada

Senin, 7 September 2026 - 16:04 WIB

Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri

Berita Terbaru