Ahmad Apandi : Lestarikan Budaya, Wujudkan Desa kreatif

- Redaksi

Jumat, 22 April 2022 - 10:01 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Lukis : Lurah Jatirangga Ahmad Apandi.

i

Lukis : Lurah Jatirangga Ahmad Apandi.

Saya pernah beradu argumen tentang program kampung hydrophonik. Saya komentari, masing-masing wilayah memiliki poptensi yang berbeda. Seperti halnya di Kelurahan Jatirangga, daripada menanam pohon dipipa atau media lain, ya lebih baik langsung mencangkul dan menanam tumbuhan secara langsung ditanah, karena disini lahan pertaniannya masih luas. Lurah juga harus bijaksana. Sebagai kepala wilayah dan corong pelayanan masyarakat, maka pelayanannya harus baik. Pelayanan harus ekstra prima. Seterusnya, penting gak penting, lurah harus bisa menganlisis konflik lokal, baik di tingkat keluarga maupun di masyarakat.

Raih Penghargaan di Gedung Sate Bandung

Konflik di masyarakat sangat rentan. Semisal, kalau ada warga atau pencurian yang terjadi di lingkungan masyarakat, maka persoalan itu akan dibawa ke kelurahan bukan kepolisian. Padahal saya sudah tekankan, kalau terjadi masalah seharusnya dibawa ke Polsek, karena lurah tidak bisa menentukan atau tidak memiliki kekuatan hukum. Tetapi, sampai saat ini, banyak warga masih membawa persoalan ke kelurahan, termasuk kasus bagi waris maupun perkawinan. Beberapa daerah di kelurahan di Kota Bekasi, banyak warga masih membawa setiap masalah ke kelurahan, maka peran kelurahan ini harus bisa mempelajari managemen konflik yang ada di wilayah.

Baca Juga :  Ketua Komisi IV Tanggapi Soal Pemotongan Tunjangan Guru di Kota Bekasi

Persepsi di masyarakat baik positif dan negatif itu pasti terjadi, maka harus dihadapi dengan cara komunikasi yang baik dan bijaksanaa. Kalau semua lurah menguasai itu, maka pandangan negatif bisa berubah menjadi positif.

Baca Juga :  Kecamatan Cibitung Gelar Upacara Hari Kemerdekaan RI ke-77

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Pemda Kota Cirebon Berharap Prestasi Terbaik Diraih di STQH Jabar 2023

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker
Fajar Paper Siapkan Fasilitas Pengolahan Limbah, Aktivitas Truk Bakal Ditata
Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia
Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Bekasi, Tri Adhianto Minta Warga Waspada
Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri
Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Panggil Fajar Paper, Pastikan Perizinan Pengolahan Limbah Lengkap
Video CCTV Lift Viral, Eks Caleg Jabar VII Siapkan Langkah Hukum
8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:27 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker

Senin, 7 September 2026 - 19:24 WIB

Fajar Paper Siapkan Fasilitas Pengolahan Limbah, Aktivitas Truk Bakal Ditata

Senin, 7 September 2026 - 16:35 WIB

Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 16:20 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Bekasi, Tri Adhianto Minta Warga Waspada

Senin, 7 September 2026 - 16:04 WIB

Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri

Berita Terbaru

Pengunjung melihat produk dan teknologi industri yang dipamerkan dalam GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (9/9/2026). Pameran ini diikuti lebih dari 260 eksibitor dari 19 negara dan menampilkan berbagai solusi teknologi untuk industri logam dan manufaktur.

Jakarta

GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 Resmi Dibuka

Rabu, 9 Sep 2026 - 12:23 WIB