Penetapan Jalur Angkot Baru Dimanfaatkan Oknum Sopir Nakal

- Redaksi

Sabtu, 27 Januari 2018 - 15:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Cianjur – Penetapan jalur Angutan Kota (Angkot) yang baru diberlakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur dimanfaatkan oknum  supir untuk mengelabui penumpang berusia senja, Sabtu 27/01.

Hal ini dialami oleh Mak Acih warga Kampung Lemburtengah Kelurahan Solokpandan Cianjur Kota saat dirinya hendak pergi ke ngajian  yang biasa dihadirinya.

“Tadinya saya mau kepengajian di Rancabali Wetan,” katanya.

Nenek renta bercicit 3 ini menceritakan, saat dipinggir Jalan Arief Rahman Hakim Selatan (Arsela) sebrang BCNY, sebuah mobil Angkot menghampirinya.

“Ayo bu, saya antarin,” ucap Mak Acih menirukan ajakan si supir.

Karena sudah tahu adanya rute baru Angot, Mak Acih menanyakan jurusan mobil tersebut ke si supir. Sang supir berusaha meyakinkan bahwa Mak Acih akan diantarkan kemana saja.

Baca Juga :  Peras OPD di Kabupaten Bekasi, Kejari kab Bekasi tahan oknum BPK

“Cuma ongkosnya naik, Rp. 15 ribu,” ungkapnya.

Kontan saja ajakan supir Angkot tersebut ditolaknya mentah – mentah.

“Oh, tidak jadi ah, saya jalan kaki saja,” ujarnya.

Lagipula untuk jarak antara kampung Lemburtengah dengan Rancabali Wetan, Mak Acis yang walaupun berusia senja ini sudah biasa untuk ditempuh dengan berjalan kaki.

Supir Angkot rupanya tidak mau kehilangan penumpang buruannya. Dan meyakinkan kembali akan mengantarkan Mak Acih ketempat tujuan.Tapi rupanya supir ini harus menelan pil pahit saat Mak Acih malah balik menyemprotnya, walaupun dengan nada sedikit halus.

Baca Juga :  Wakil Walikota Bekasi Resmikan RW Siaga

“Jang, emak teh urang Cianjur, lain orang jauh. Baru kali ini ada ongkos Angkot jarak dekat seharga Rp. 15 ribu,” semprotnya.

Dan mobil Angkot itupun segera berlalu meninggalkan Mak Acih yang bersiap – siap menyebrang jalan.

“Daripada dikasih ke sopir Angkot, lebih baik duitnya masukin ke kas Majlis Taklim,” gerutu Mak Acih.

Apa yang dialami Mak Acih sangat disesalkan oleh Aan, seorang supir Angkot Lintas 6 warga Kelurahan Muka.

“Itu oknum sopir yang nakal,” tegasnya.

Baca Juga :  Bupati Bogor Geram Adanya Dugaan Oknum Pungli

Lagipula, lanjut Aan, tidak jurusan dari Arsela ini yang langsung ke Raweta. Bila mau kesana harus jalan kaki dulu ke pertigaan Warujajar.

Aan menghimbau agar masyarakat jangan menghiraukan bila ada oknum supir yang demikian itu. Menurutnya, kalaupun kejadian tadi niatnya sistem borongan, tidak mungkin diberlakukan kepada satu orang dengan jarak yang begitu relatif dekat. Lagipula soal ongkos belum ada kebijkan baru dari Pemkab Cianjur. Untuk wilayah kota, masih berlaku ongkos yang lama.

“Mayoritas supir, dalam bekerja saya nilai baik dalam berprilaku terhadap penumpang,” pungkasnya. (red/RJN Group)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Usai Dengar Keluhan Petani, Plt Bupati Bekasi Gerak Cepat Benahi Irigasi Pebayuran
DPRD Kabupaten Bekasi Segera Panggil Dewan Pengawas, Kisruh PDAM Tirta Bhagasasi Jadi Sorotan
Pemkab Bekasi Buka Beasiswa S1 untuk 100 Putra-Putri Berprestasi, Pendaftaran Dimulai 27 Juli
Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029
Sensus Ekonomi 2026, Plt Bupati Bekasi Dorong Sinkronisasi BLK dengan Kebutuhan Industri
BPS, Kemenaker, dan Kemenperin Perkuat Kolaborasi Menuju Sensus Ekonomi 2026
Camat Cibitung Encun Sunarto: Masukan Kepala Desa dan BPD Jadi Bahan Penyempurnaan Raperda Desa
Pramono Tegaskan Komitmen Wujudkan Jakarta sebagai Kota Ramah Anak
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:54 WIB

Usai Dengar Keluhan Petani, Plt Bupati Bekasi Gerak Cepat Benahi Irigasi Pebayuran

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:33 WIB

DPRD Kabupaten Bekasi Segera Panggil Dewan Pengawas, Kisruh PDAM Tirta Bhagasasi Jadi Sorotan

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemkab Bekasi Buka Beasiswa S1 untuk 100 Putra-Putri Berprestasi, Pendaftaran Dimulai 27 Juli

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:20 WIB

Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:44 WIB

Sensus Ekonomi 2026, Plt Bupati Bekasi Dorong Sinkronisasi BLK dengan Kebutuhan Industri

Berita Terbaru