Camat Astanajapura: Masyarakat Wajib Cantumkan Golongan Darah dalam E-KTP

- Redaksi

Kamis, 25 Januari 2018 - 20:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Masih banyaknya masyarakat Cirebon yang tidak mencantumkan golongan darah dalam pembuatan E-KTP, mendapatkan sorotan dari Camat Astana Japura. Dirinya mewajibkan masyarakat yang akan merekam data diri, untuk melampirkan keterangan data hasil laboratorium golongan darah dari Puskesmas atau fasilitasi kesehatan laboratorium resmi.

Saat dikonfirmasi pada Camat Astana Japura Mohamad Iing Tajudin atau biasa di sapa M.I. Tajudin, memang benar dirinya mewajibkan masyarakat yang akan membuat E-KTP agar melampirkan keterangan hasil tes laboratorium golongan darah.

Baca Juga :  Pemprov dan Pemkab Kolaborasi Ciptakan Pantai Pangandaran Bebas PKL

“Iya betul. Kami yakin kalau kami adalah satu-satunya kecamatan yang mewajibkan masyarakat yang akan membuat E-KTP untuk melampirkan data golongan darah,” jelasnya saat ditemui awak media, Kamis (25/1).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masih menurut Tajudin, diterapkan peraturan untuk mencantumkan golongan darah merupakan perintah dari peraturan pemerintah tentang SIAK, di mana di sana masyarakat wajib mencantumkan golongan darah pada saat membuat E-KTP.

Baca Juga :  Ratusan PL Jalani Tes Urine

“Mencantumkan golongan darah dalam E-KTP itu diatur dalam peraturan SIAK tahun 2006. Gunanya bagi masyarakat jika terjadi musibah yang membutuhkan penanggulangan secara cepat, misalnya butuh transfusi darah. Maka tidak perlu lama menunggu hasil lab karena dalam E-KTP sudah tertera jelas,” pungkasnya.

Baca Juga :  Jadi Sorotan,  Pemda Harus Punya Kekuatan Kelola Situ Cibeurum

Sedangkan menurut Kabid Pelayanan Catatan Sipil Kabupaten Cirebon Suyanto mengatakan, tidak diharuskan cek darah karena butuh biaya. Makanya pihaknya tidak mungkin memaksa masyarakat untuk mencantumkan golongan darah dalam pembuatan E-KTP.

“Kami hanya sifatnya mengimbau saja bagi masyarakat untuk mencantumkan golongan darah pada E-KTP. Karena untuk melakukan Tes Darah kan membutuhkan biaya,” pungkasnya.(Ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus
BPBD Kabupaten Bekasi Kirim 20 Ton Bantuan ke NTT
Semarak HUT Bekasi dan RI, Cibitung Dorong Warga Makin Gemar Berolahraga
IPL TPA Burangkeng Belum Beroperasi, Proyek Rp10,8 Miliar Kini Dipantau Inspektorat
1.800 Ton Sampah Menumpuk Tiap Hari, Zulhas Ungkap PR Besar Kota Bekasi
BPBD Kabupaten Bekasi Terima Bantuan untuk Korban Gempa NTT dari Desa Karangraharja
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 16:28 WIB

Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 September 2026 - 06:34 WIB

OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:46 WIB

BPBD Kabupaten Bekasi Kirim 20 Ton Bantuan ke NTT

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Semarak HUT Bekasi dan RI, Cibitung Dorong Warga Makin Gemar Berolahraga

Berita Terbaru

RSD Gunung Jati Kota Cirebon genap berusia 105 tahun. Wali Kota Effendi Edo mendorong penguatan layanan dan transformasi rumah sakit sebagai rujukan utama Ciayumajakuning.

Cirebon

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 Sep 2026 - 06:44 WIB