Kepesertaan JKN-KIS Kota Cirebon Mencapai 99%

- Redaksi

Selasa, 14 November 2017 - 17:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Kepesertaan program JKN-KIS di Kota Cirebon terhitung 1 November 2017 mencapai 320.362 jiwa atau sebesar 99% dari jumlah penduduk kota Cirebon yang sebesar 324.794 jiwa. Hal tersebut mendapat apresiasi yang besar dari Deputi Direksi BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah Jawa Barat, Mohammad Edison. Hal tersebut juga mendapat dukungan dengan keikutsertaan Pemerintah Daerah Kota Cirebon dalam program JKN-KIS yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan.

Dalam acara Deklarasi Bersama Penetapan Universal Health Coverage (UHC), bersamaan dengan Kegiatan Upacara Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-53 Tingkat Kota Cirebon tahun 2017 di Balai Kesehatan Paru Masyarakat (BKPM), Jl. Ksatria, Kota Cirebon hari Selasa (14/11), Edison menyatakan bahwa hal tersebut telah membuka jalan demi terlaksananya pelayanan kesehatan berskala nasional yang komprehensif. Dengan terdaftarnya seluruh penduduk Kota Cirebon menjadi peserta JKN-KIS ini, menurutnya bisa membawa selangkah lebih maju mencapai Universal Health Coverage pada 1 Januari 2019 mendatang, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional.

Baca Juga :  Panglima Santri Jabar: Tak Elok Tasbihkan Adzan Dengan Gonggongan Anjing

“Kami juga mengapresiasi langkah konsisten Pemerintah Daerah Kota Cirebon yang merupakan kota pertama di Jawa Barat dan sudah Universal Health Coverage dalam memberikan dukungan secara berkelanjutan terhadap implementasi program jaminan kesehatan di Indonesia. Semoga komitmen Pemerintah Daerah Kota Cirebon ini dapat menjadi inspirasi serta motivasi bagi Pemerintah Daerah lainnya di wilayah Provinsi Jawa Barat,” jelasnya kepada awak media.

Menurut Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Andayani Budi Lestari mengungkapkan bahwa selama lebih dari tiga tahun berjalan, pertumbuhan peserta Program JKN-KIS terbilang cukup pesat. Jumlah kepesertaan program ini telah mencapai lebih dari 184,8 juta jiwa dari seluruh penduduk Indonesia, yang berasal dari berbagai segmen termasuk penduduk yang didaftarkan oleh Pemerintah Daerah melalui integrasi Jamkesda.

“Sampai dengan saat ini, dari 514 Kabupaten/Kota se-Indonesia, tercatat 476 Kabupaten/Kota dari 34 Propinsi telah mengintegrasikan Jamkesda-nya ke Program JKN-KIS,” jelas Andayani.

Andayani menambahkan, menuju Universal Health Coverage ini sesungguhnya wujud komitmen bersama untuk menyukseskan Program JKN-KIS sebagai salah satu program strategis pemerintah, sekaligus sebagai bentuk ketaatan kita terhadap Undang-Undang yang telah ditetapkan.

Baca Juga :  Pesan RE : Bersinergis dengan Tiga Pilar Di Wilayahnya, Guna Meminimalisir Tindak Kejahatan

Sedangkan menurut Kepala BPJS Kesehatan Cabang Cirebon Dasrial menjabarkan, bahwa keikutsertaan Pemerintah Daerah Kota Cirebon dalam program JKN-KIS yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan ini dapat memberi motivasi bagi para Pemerintah Daerah lainnya yang belum bergabung.

“Semoga ini bisa menjadi motivasi bagi Pemerintah Daerah lainnya,” harapnya.

Sedangkan menurut Walikota Cirebon, Nasrudin Azis mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk peran Pemerintah Daerah dalam mewujudkan UHC atau cakupan semesta.

“Kami merasa bersyukur Kota Cirebon dijadikan tempat dalam memperingati hari kesehatan Nasional se-Jawa barat. Ini bisa menularkan pola hidup sehat kepada masyararakat,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bapenda dan BPN Kabupaten Bekasi Sepakati Integrasi Data NIB-NOP, ZNT Jadi Acuan BPHTB
Sekda Kota Bekasi Soroti ASN Makin Kendor Olahraga: Jangan Seperti Ilmu Pahat
Media Sosialnya Ciamik, Kelurahan Bahagia Raih Juara 1 Digikomfest 2026
Wali Kota Bekasi Buka Aduan Pungli, Laporan Terbukti Diganti Dua Kali Lipat
Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker
Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia
Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri
Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Panggil Fajar Paper, Pastikan Perizinan Pengolahan Limbah Lengkap

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:52 WIB

Bapenda dan BPN Kabupaten Bekasi Sepakati Integrasi Data NIB-NOP, ZNT Jadi Acuan BPHTB

Rabu, 16 September 2026 - 17:02 WIB

Sekda Kota Bekasi Soroti ASN Makin Kendor Olahraga: Jangan Seperti Ilmu Pahat

Rabu, 16 September 2026 - 16:10 WIB

Media Sosialnya Ciamik, Kelurahan Bahagia Raih Juara 1 Digikomfest 2026

Rabu, 16 September 2026 - 08:30 WIB

Wali Kota Bekasi Buka Aduan Pungli, Laporan Terbukti Diganti Dua Kali Lipat

Selasa, 8 September 2026 - 15:27 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker

Berita Terbaru