Kapolres Cirebon Masih Menunggu Hasil dari Polres Majalengka Terkait Kasus Nata de Coco

- Redaksi

Kamis, 5 Oktober 2017 - 16:21 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Terkait kasus peredaran Nata de Coco yang berbahan pupuk urea, Kapolres Kota Cirebon AKBP Adi Vivid AB dan jajarannya masih menunggu hasil dari penyelidikan Polres Majalengka. Hal tersebut diungkapkan usai mengikuti upacara dalam rangka memperingati HUT TNI ke 72 di Alun-Alun Kejaksan Kota Cirebon hari Kamis (5/10).

Baca Juga :  Klinik Utama NU Hadir di Cirebon

“Kita masih menunggu hasil dari penyeledikan Polres Majalengka. Tentunya Polres Majalengka sudah melakukan koordinasi dengan kita dengan peredarannya,” tutur Adi Vivid.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Majalengka memang mengatakan bahwa pupuk urea digunakan dalam proses pembuatan Nata de Coco tersebut. Namun, sampai saat ini belum dikeluarkan apakah produk-produk itu berbahaya atau tidak.

Adi Vivid menjelaskan, kalau memang Nata de Coco tersebut berbahaya, maka pihaknya akan bersinergi dengan melakukan razia tempat-tempat yang dijadikan peredaraannya.

Baca Juga :  Densus 88 Anti Teror Seruduk Rumah Umi

Hal tersebut diperkuat karena Kota Cirebon adalah pusat dari perekonomian di Wilayah 3. Jadi, pusat peredarannya pasti ada di Kota Cirebon.

“Namun, sampai saat ini kami masih menunggu. Tapi, kami masih tetap berkoordinasi dengan Polres Majalengka,” tambahnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus
Debt Collector Ditahan, Diduga Hantam Warga Pakai Kursi hingga Terluka
KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data
JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:25 WIB

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 September 2026 - 06:34 WIB

OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Debt Collector Ditahan, Diduga Hantam Warga Pakai Kursi hingga Terluka

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:55 WIB

KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data

Berita Terbaru

XLSMART bersama REMIND menghadirkan #ByeByeBox di Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung, sebagai teknologi E-Waste Reverse Vending Machine untuk mendorong pengelolaan sampah elektronik dan ekonomi sirkular.

Bandung

E-Waste Bisa Jadi Kuota Internet? Teknologi Ini Hadir di ITB

Selasa, 15 Sep 2026 - 20:27 WIB

Antusiasme warga mewarnai Gebyar Senam Sehat di kawasan Perumahan Logam Bangun Setia (LBS) 2, Desa Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi. Massa didominasi pakaian bernuansa biru dan putih, dalam kegiatan yang turut menjadi momentum silaturahmi warga menjelang Pilkades Muktiwari 2026.

Bekasi

LBS 2 Membiru-Putih, Nomor 1 Jadi Pilihan Warga Muktiwari

Senin, 14 Sep 2026 - 16:18 WIB

Keterangan Foto:
Calon Kepala Desa Muktiwari nomor urut 1, H. Bahrudin, S.E., bersama pendukungnya mengikuti rangkaian kampanye Pilkades Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Sabtu (12/9/2026). Kampanye mengusung tagline “Birukan Langit, Putihkan Hati” dan mendapat antusiasme dari warga.

Pilkades

Bahrudin Nomor Hiji, Ribuan Warga Muktiwari Tumpah Ruah

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:11 WIB