BEKASI – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi Partai Gerindra, H. Bodin, menyoroti lambatnya realisasi proyek infrastruktur di Kabupaten Bekasi. Hingga pertengahan tahun 2026, sejumlah pekerjaan jalan kabupaten maupun proyek di sektor Cipta Karya dan Perumahan masih belum berjalan.
Pernyataan itu disampaikan H. Bodin di sela-sela rapat Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Bekasi, Kamis (16/7/2026).
Menurutnya, banyak aspirasi masyarakat yang diterima anggota DPRD, terutama terkait perbaikan jalan kabupaten. Namun usulan tersebut belum dapat direalisasikan karena pelaksanaan proyek belum dimulai.
“Mayoritas aspirasi masyarakat yang masuk kepada kami berkaitan dengan jalan kabupaten. Sampai sekarang pelaksanaannya masih belum berjalan,” kata Bodin.
Ia menjelaskan, salah satu penyebab tertundanya proyek infrastruktur diduga karena kenaikan harga bahan baku yang berdampak pada pelaksanaan anggaran.
Bodin mengingatkan Pemerintah Kabupaten Bekasi agar segera mempercepat proses pelaksanaan proyek. Pasalnya, keterlambatan hingga memasuki pertengahan tahun berpotensi membuat anggaran tidak terserap secara optimal.
“Kalau memang anggaran infrastruktur sudah disiapkan, pelaksanaannya harus segera dilakukan. Jangan sampai nanti anggaran tidak terserap karena proyek terlambat dimulai,” tegasnya.
Ia berharap pembangunan infrastruktur, khususnya jalan kabupaten, segera direalisasikan sehingga aspirasi masyarakat yang selama ini disampaikan melalui DPRD dapat segera terwujud.
(*)











