KABUPATEN BEKASI – Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Bekasi terus menggencarkan upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda. Kali ini, sasaran edukasi adalah para atlet catur pelajar yang menjadi salah satu aset daerah dalam mencetak prestasi olahraga.
Melalui kerja sama dengan Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Bekasi dan Gerakan Nasional Peduli Anti Narkoba (GEPENTA), BNK Bekasi menggelar sosialisasi pencegahan bahaya narkoba bagi atlet catur tingkat pelajar.
Kepala Bidang Pencegahan BNK Kabupaten Bekasi, Susilo Budiyanto, mengatakan generasi muda, khususnya pelajar berprestasi, perlu memiliki ketahanan mental yang kuat agar tidak mudah terpengaruh oleh peredaran dan penyalahgunaan narkotika.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Prestasi yang telah diraih dengan susah payah bisa hancur dalam sekejap apabila seseorang terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba. Karena itu, edukasi dan pencegahan harus dilakukan sejak dini,” ujar Susilo, pada Selasa (9/6/2026).

Menurutnya, sosialisasi tidak hanya memberikan pemahaman mengenai dampak buruk narkoba terhadap kesehatan, tetapi juga menjelaskan konsekuensi sosial, psikologis, dan masa depan para pelajar.
Ia menegaskan bahwa narkoba dapat merusak kemampuan berpikir, menurunkan konsentrasi, mengganggu kesehatan fisik dan mental, serta menghancurkan peluang meraih cita-cita dan prestasi.
“Sehebat apa pun prestasi yang dimiliki, jika terlibat narkoba maka semuanya bisa hilang. Karena itu jangan pernah mencoba narkoba dalam bentuk apa pun,” tegasnya.
Kegiatan yang berlangsung di District 1 Meikarta tersebut diikuti para atlet catur pelajar dari berbagai wilayah di Kabupaten Bekasi. Selain mendapatkan materi tentang bahaya narkoba, peserta juga diajak membangun karakter disiplin, fokus, dan semangat kompetitif yang positif melalui olahraga.
BNK Bekasi menilai olahraga dapat menjadi sarana efektif untuk membentuk generasi muda yang sehat, produktif, dan memiliki daya tahan terhadap pengaruh negatif lingkungan.

Melalui kegiatan ini, BNK berharap para atlet pelajar tidak hanya berprestasi di arena pertandingan, tetapi juga mampu menjadi duta anti narkoba di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
“Harapan kami, para pelajar atlet catur memiliki masa depan yang gemilang, terhindar dari penyalahgunaan narkoba, dan mampu menjadi generasi penerus yang membanggakan Kabupaten Bekasi,” kata Susilo.
Program edukasi tersebut merupakan bagian dari komitmen BNK Kabupaten Bekasi dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dari narkoba serta mendukung lahirnya generasi muda yang sehat, berprestasi, dan berdaya saing.
(advertoria)









