Ade Kunang: Saatnya Bersatu, Bukan Bertanding – Pemkab Bekasi dan Parpol Satukan Visi untuk Rakyat

- Redaksi

Kamis, 12 Juni 2025 - 19:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang dan Wakil Bupati Asep Surya Atmaja berfoto bersama perwakilan 11 partai politik usai Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah kepada Partai Politik, di Ruang Rapat KH. Mamun Nawawi, Gedung Bupati Bekasi, Kamis (12/06/2025). Kegiatan ini menandai komitmen bersama membangun sinergi lintas partai demi kemajuan Kabupaten Bekasi.

i

Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang dan Wakil Bupati Asep Surya Atmaja berfoto bersama perwakilan 11 partai politik usai Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah kepada Partai Politik, di Ruang Rapat KH. Mamun Nawawi, Gedung Bupati Bekasi, Kamis (12/06/2025). Kegiatan ini menandai komitmen bersama membangun sinergi lintas partai demi kemajuan Kabupaten Bekasi.

Bekasi -Dalam suasana penuh keakraban dan semangat persatuan, Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang menegaskan pentingnya membangun sinergi kuat antara pemerintah daerah dan partai politik demi mewujudkan Kabupaten Bekasi yang lebih sejahtera dan inklusif.

Hal tersebut ia sampaikan dalam acara Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah kepada Partai Politik, yang berlangsung di Ruang Rapat KH. Mamun Nawawi, Lantai 2 Gedung Bupati Bekasi, Kamis (12/06/2025).

“Alhamdulillah, hari ini kita tidak hanya menyerahkan bantuan, tapi juga memperkuat jalinan kolaborasi lintas warna. Ini bukan soal partai mana yang dominan, tapi bagaimana semua pihak bersama-sama membangun Kabupaten Bekasi,” ujar Ade Kunang penuh makna.

Dalam kegiatan yang juga dihadiri Wakil Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja serta para pimpinan dan perwakilan 11 partai politik, suasana dialogis dan penuh kekeluargaan mewarnai momen tersebut. Bupati Ade menyebut para tokoh parpol sebagai “pejuang pembangunan” yang turut membawa aspirasi rakyat ke ranah kebijakan.

“Perbedaan warna partai tidak boleh menjadi sekat. Justru dengan keberagaman ini, kekuatan kita semakin besar untuk merancang masa depan Bekasi yang lebih cerah,” tambahnya.

🏛️ Legislatif: Pilar Penentu Arah Kebijakan Daerah

Dalam sambutannya, Bupati Ade menekankan bahwa partai politik bukan hanya mesin elektoral, tapi juga pilar utama dalam menyuarakan hak-hak masyarakat melalui peran legislatif. Ia menyebut fungsi pengawasan, legislasi, dan penganggaran sebagai fondasi utama dalam mendukung visi pembangunan daerah.

“Kami butuh kritik yang membangun, kami butuh masukan dari parlemen. Karena dalam demokrasi, pemerintah dan legislatif adalah dua sisi mata uang yang harus saling melengkapi,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa fase politik elektoral telah selesai. Kini saatnya merapatkan barisan demi pembangunan yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

“Kontestasi sudah lewat. Sekarang waktunya kolaborasi. Kalau ada kekurangan dari kami, ingatkan. Karena kita semua punya tujuan yang sama: Bekasi yang bangkit, maju, dan sejahtera,” tegas Ade.

💰 Total Dana Rp9,5 Miliar untuk 11 Parpol

Adapun total bantuan keuangan yang bersumber dari APBD Kabupaten Bekasi tahun anggaran 2025 mencapai Rp9.558.096.000 dan akan disalurkan kepada 11 partai politik, yakni:
Golkar, Gerindra, PKS, PDI Perjuangan, PKB, Demokrat, NasDem, PAN, PPP, Partai Buruh, dan PBB.

Baca Juga :  Dorong Transparansi, Alit Jamaludin Tekankan Program Rp 100 Juta per RW Harus Tepat Sasaran dan Bermanfaat untuk Warga Bekasi

Bupati berharap dana hibah ini digunakan secara transparan dan akuntabel untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan partai, pendidikan politik masyarakat, serta memperkuat akar demokrasi di tingkat lokal.

Baca Juga :  Ini Faktor Utama Ucil Tidak Bisa Tebus Ijazah Sekolah

Dengan semangat gotong royong, Pemkab Bekasi dan partai politik diharapkan mampu menjawab tantangan zaman serta menghadirkan kebijakan yang berpihak pada rakyat. Karena pembangunan bukan sekadar proyek, melainkan perwujudan keadilan sosial bagi seluruh warga Bekasi. (Advertorial)

Baca Juga :  Gilang Esa Gaspol Perjuangkan Puskesmas Jakasampurna, Warga Tak Mau Berobat Jauh Lagi
Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ahmadi Madong Bongkar Polemik Obat Kedaluwarsa di Bekasi: “Ini Bicara Nyawa”
Tim Hukum Nyumarno Klarifikasi Persidangan, Ungkap Upaya RJ
6.000 Warga Disebut LGBT di Bekasi, DPRD Dorong Perda: Pencegahan atau Stigmatisasi?
3.073 Hari Overstay: WN Nigeria “Betah” di Indonesia, Ujungnya Masuk Lapas
Pemkot Bekasi Gandeng IROPIN, 300 Siswa SMPN 54 Dapat Kacamata
Rompi Pink, Borgol, dan Anggota DPRD Muncul saat AEZ Ditahan
AEZ Akhirnya Diborgol! Kasus Sambungan Air Rp4,5 Miliar Masuk Babak Baru
1.300 Pramuka Garuda Dikukuhkan, 74 Kontingen Kota Bekasi Siap Guncang Jambore Nasional

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:22 WIB

Ahmadi Madong Bongkar Polemik Obat Kedaluwarsa di Bekasi: “Ini Bicara Nyawa”

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:40 WIB

Tim Hukum Nyumarno Klarifikasi Persidangan, Ungkap Upaya RJ

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:33 WIB

6.000 Warga Disebut LGBT di Bekasi, DPRD Dorong Perda: Pencegahan atau Stigmatisasi?

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:51 WIB

Pemkot Bekasi Gandeng IROPIN, 300 Siswa SMPN 54 Dapat Kacamata

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:20 WIB

Rompi Pink, Borgol, dan Anggota DPRD Muncul saat AEZ Ditahan

Berita Terbaru