Pemkab Bekasi Membutuhkan Bantuan Terkait Kemacetan

- Redaksi

Sabtu, 12 Agustus 2017 - 19:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cikarang – Pemerintah Kabupaten Bekasi membutuhkan bantuan pemerintah pusat untuk menanggulangi persoalan kemacetan yang terjadi di jalan negara dan Kalimalang. Pemerintah Pusat diharapkan bisa membantu proses pembuatan akses jalan penghubung yang anggarannya bersumber dari APBN.

Kabid Fisik dan Prasarana pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapedda) Kabupaten Bekasi, E.Y Taufik mengatakan, persoalan kemacetan menjadi persoalan yang sulit diatasi. “Kemacetan saat ini sudah mencapai titik jenuh dimana akses jalan sudah sangat padat karena padatnya kendaraan,” kata dia.

Baca Juga :  Peleburan UPTD Masih Mandeg di Organisasi

Di jalan negara, kata Taufik, banyak pasar tumpah dari perbatasan Kota Bekasi hingga Kabupaten Karawang menjadi kendala, sementara di jalan Kalimalang, banyak terdapat persimpangan sehingga perlu dibuat jalan penghubung untuk memperlancar arus lalu lintas. Pihaknya pun sudah sudah mengajukan rencana tersebut diantaranya dengan membangun fly over Tegal Gede dan fly over Lemahabang. “Kami berharap prosesnya segera selesai agar dapat menanggulangi kemacetan,” katanya.

Sementara itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bekasi mengatakan pihaknya terkendalan dengan jumlah personil yang dimiliki untuk mengurai kemacetan di Kabupaten Bekasi.

“Persoalan kemacetan kami sudah berupaya untuk menempatkan personil guna membantu kepolisian mengurai kemacetan, termasuk melakukan rekayasa jalur. Tapi, kami kekurangan personil,” kata Kepala Dishub Kabupaten Bekasi, Suhup.

Baca Juga :  Kecamatan Tanjungsari, Taman Surganya Orang Mati

Kendati demikian, Suhup menyampaikan, akan memasang rambu lalu lintas di jalan yang dikategorikan rawan kemacetan dan sering terjadi kecelakaan. “Intinya soal kemacetan kami akan mencari titik jalan alternatif agar dapat mengurangi kemacetan,” kata dia. (Ziz/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker
Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia
Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri
Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Panggil Fajar Paper, Pastikan Perizinan Pengolahan Limbah Lengkap
Asah Kreativitas Anak, Grand Zuri Jababeka Gelar Lomba Mewarnai Bertema Cinta Indonesia
Grand Zuri Jababeka Ikut Donor Darah, Perkuat Kepedulian Sosial di Lingkungan Kerja
8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan
Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:27 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker

Senin, 7 September 2026 - 16:35 WIB

Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 16:04 WIB

Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri

Senin, 7 September 2026 - 15:09 WIB

Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Panggil Fajar Paper, Pastikan Perizinan Pengolahan Limbah Lengkap

Minggu, 6 September 2026 - 14:15 WIB

Asah Kreativitas Anak, Grand Zuri Jababeka Gelar Lomba Mewarnai Bertema Cinta Indonesia

Berita Terbaru