Sampah Jadi Emas? Ini yang Terjadi di SMPN 35 Bekasi

- Redaksi

Jumat, 16 Mei 2025 - 13:16 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

SMPN 35 Bekasi dan DLH bersinergi ubah sampah organik jadi berkah bagi bumi.

i

SMPN 35 Bekasi dan DLH bersinergi ubah sampah organik jadi berkah bagi bumi.

Bekasi – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi melalui Bidang Tata Lingkungan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup mengadakan penyuluhan dan praktik pembuatan kompos di SMPN 35 Kota Bekasi, Kamis (15/5/2025).

Kegiatan edukatif ini diikuti antusias oleh seluruh warga sekolah, mulai dari siswa hingga guru. Tujuannya, memberikan pemahaman tentang pentingnya pengelolaan sampah organik serta membekali peserta dengan keterampilan praktis membuat kompos.

Baca Juga :  Sekda Kota Bekasi: Sukseskan Program Pendataan Keluarga 2021

Dalam penyuluhan, tim dari DLH menjelaskan manfaat kompos sebagai pupuk alami yang mampu mengurangi ketergantungan pada bahan kimia dan menekan volume sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Peserta juga diajarkan mengenali jenis sampah organik dan tahapan pengomposan sederhana yang bisa diterapkan di lingkungan sekolah maupun rumah.

Kepala DLH Kota Bekasi, Yudianto, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini menjadi awal dari gerakan pengelolaan sampah mandiri di sekolah. “Kami berharap SMPN 35 bisa menjadi contoh bagi sekolah lain dalam membangun budaya lingkungan bersih dan berkelanjutan,” ujarnya.

Baca Juga :  Logo HUT ke-75 Kabupaten Bekasi Resmi Diluncurkan

DLH Kota Bekasi berkomitmen melanjutkan berbagai program peningkatan kesadaran lingkungan melalui edukasi dan pendampingan. Kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan Kota Bekasi yang lebih hijau dan lestari. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus
Rp4,5 Miliar Jadi Sorotan, Kasus Korupsi Tirta Bhagasasi Segera Meja Hijau
Bukan Perkara Pidana, Datun Kejari Kabupaten Bekasi Justru Pulihkan Rp4 Miliar Lebih
Kejari Bekasi Selamatkan Rp40,1 Miliar Uang Negara, 739 Perkara Ditangani
Wayang Ajen Meriahkan Pembukaan PNBK Jilid III di Plaza Patriot Bekasi
DLH Kota Bekasi Susur Kali Bekasi, Tak Temukan Pipa Limbah Industri
Pemkot Bekasi Perketat Pengawasan MBG, 249 SPPG Jadi Perhatian
Semarak HUT Bekasi dan RI, Cibitung Dorong Warga Makin Gemar Berolahraga

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 06:34 WIB

OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:15 WIB

Rp4,5 Miliar Jadi Sorotan, Kasus Korupsi Tirta Bhagasasi Segera Meja Hijau

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:05 WIB

Bukan Perkara Pidana, Datun Kejari Kabupaten Bekasi Justru Pulihkan Rp4 Miliar Lebih

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:21 WIB

Wayang Ajen Meriahkan Pembukaan PNBK Jilid III di Plaza Patriot Bekasi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:16 WIB

DLH Kota Bekasi Susur Kali Bekasi, Tak Temukan Pipa Limbah Industri

Berita Terbaru

RSD Gunung Jati Kota Cirebon genap berusia 105 tahun. Wali Kota Effendi Edo mendorong penguatan layanan dan transformasi rumah sakit sebagai rujukan utama Ciayumajakuning.

Cirebon

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 Sep 2026 - 06:44 WIB

Kerjasama Hubungi Kami