Ketua Komisi IV Pemerintah Jangan Tutup Mata Kasus Bullying

- Redaksi

Kamis, 10 April 2025 - 10:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Adelia.

i

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Adelia.

Bekasi – Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Bekasi mencatat pada 2025 ada penurunan dalam kasus bullying atau perundungan terhadap anak. Hal tersebut tentunya diapresiasi oleh Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Rabu (9/4/2025).

Meski begitu, Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Adelia menjelaskan bahwa pemerintah tidak boleh tutup mata terhadap kasus itu. Terlebih politisi asal Partai Golkar itu khawatir tidak ada masyarakat yang melaporkan kejadian tersebut.

“Memang yang saya khawatirkan bukan turun, tapi tidak ada yang mau laporan. Cuma harus ditelisik lagi, apakah benar-benar turun atau ada ketakutan dari korban bullying untuk laporan,” ujarnya kepada media.

Apakah itu benar-benar turun atau memang tidak ada fasilitas dari sekolah atau pemerintah untuk menyelesaikan masalah bullying. Dan sekolah itu cenderung menutupi kalau ada kasus bullying itu,” sambungnya.

Meski sudah terbentuk Satuan Tugas (Satgas) anti bullying, Adelia menjelaskan belum ada proses pengalokasian dana kepada satgas. Hal itu membuat pihaknya kesulitan mengidentifikasi kasus perundungan yang ada di Kota Bekasi.

Baca Juga :  Ahmad Syaikhu Melakukan Kunjungan Silaturahmi di Masjid Al Ikhlas Kranji Bekasi Barat

“Satgasnya itu ada, tapi permasalahannya itu memang tidak ada dananya, belum ada alokasi dana kesana. Jadi saya sih harapannya, kedepan Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Kota Bekasi dan Dinas Pendidikan bersama Komisi IV DPRD Kota Bekasi juga kalau perlu. Kita turun ke lapangan serta kita sosialisasikan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Adelia Kardin : Komitmen Kawal Aspirasi Warga Kesehatan dan Infrastruktur

Terlebih, dirinya berharap ada keseriusan dari Pemerintah Kota Bekasi untuk mencegah dan menindaktegas para pelaku bulliying kepada anak.

“Penyuluhan dan utama ya juga harus ada sanksi kepada pelaku, karana ada kemungkinan pelaku ini kan suatu saat nanti akan menjadi korban. Jadi Meraka harus dikasih tahu, kita butuh penyuluhan itu bukan hanya ke anaknya saja, tapi juga ke orangtuanya juga,” tutupnya. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DLH Kota Bekasi Susur Kali Bekasi, Tak Temukan Pipa Limbah Industri
Semarak HUT Bekasi dan RI, Cibitung Dorong Warga Makin Gemar Berolahraga
Ada Apa? KAMMI Kota Bekasi Temui Kapolres Putu Kholis, Ini yang Dibahas
Tak Banyak yang Tahu, Hotel Manager Ini Pernah Jadi Staff Laundry hingga Driver
IPL TPA Burangkeng Belum Beroperasi, Proyek Rp10,8 Miliar Kini Dipantau Inspektorat
Bukan Sekadar Lomba Cerpen, 15 Pelajar Bekasi Berebut Juara dan Karya Mereka Bakal Dibukukan
1.800 Ton Sampah Menumpuk Tiap Hari, Zulhas Ungkap PR Besar Kota Bekasi
Primebiz Hotel Cikarang Tawarkan Satu Tempat untuk Bisnis, Staycation hingga Perayaan

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:16 WIB

DLH Kota Bekasi Susur Kali Bekasi, Tak Temukan Pipa Limbah Industri

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Semarak HUT Bekasi dan RI, Cibitung Dorong Warga Makin Gemar Berolahraga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Ada Apa? KAMMI Kota Bekasi Temui Kapolres Putu Kholis, Ini yang Dibahas

Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:31 WIB

IPL TPA Burangkeng Belum Beroperasi, Proyek Rp10,8 Miliar Kini Dipantau Inspektorat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:12 WIB

Bukan Sekadar Lomba Cerpen, 15 Pelajar Bekasi Berebut Juara dan Karya Mereka Bakal Dibukukan

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami