Pemkab Bekasi Optimalkan Retribusi untuk Pacu Target PAD 2025

- Redaksi

Selasa, 4 Februari 2025 - 15:19 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bekasi dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menghadiri rapat virtual bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI di Ruang Command Center Diskominfosantik, Komplek Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat pada Selasa (4/2/2025).

i

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bekasi dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menghadiri rapat virtual bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI di Ruang Command Center Diskominfosantik, Komplek Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat pada Selasa (4/2/2025).

Bekasi – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menggelar rapat virtual bersama Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, Selasa (4/2/2025). Pertemuan ini membahas strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi retribusi, dengan target capaian tahun 2025.

Rapat yang digelar di Ruang Command Center Diskominfosantik, Komplek Pemkab Bekasi, tersebut fokus pada evaluasi implementasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Baca Juga :  Lima Pasien Positif Asal Kabupaten Bekasi Dinyatakan Sembuh Dari COVID-19

Kepala Bapenda Kabupaten Bekasi, Ani Gustini, menyatakan bahwa potensi peningkatan PAD terletak pada pengelolaan retribusi parkir, aset, dan layanan publik lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pengoptimalan retribusi menjadi prioritas. Misalnya, retribusi parkir dari Dinas Perhubungan memiliki kendala teknis, tetapi melalui inovasi yang diusung Kemendagri, kami yakin bisa memaksimalkan penerimaannya,” ujar Ani. Ia menambahkan, koordinasi dengan kementerian juga membahas solusi inovatif untuk mengatasi hambatan operasional.

Baca Juga :  Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB

Selain retribusi parkir, sejumlah OPD turut mengusulkan pengembangan potensi retribusi lainnya. Dinas Lingkungan Hidup mengusulkan integrasi retribusi kebersihan untuk MCK (Mandi, Cuci, Kakus) umum, sementara Dinas Bina Marga mengajukan pemanfaatan lahan terminal milik pemda untuk pembangunan kios retribusi aset.

“Lahan terminal yang belum termuat dalam Perda No. 8/2023 akan dioptimalkan. Kios dan fasilitas lain akan menjadi sumber retribusi baru,” jelas Ani.

Ani menegaskan, seluruh skema retribusi harus berpedoman pada tarif yang telah diatur Perda. “Payung hukum sudah jelas. Tugas kami adalah memastikan inovasi tetap sesuai aturan,” tegasnya.

Baca Juga :  Hanya di Zaman Hj. Iis Aisyah dalam 2 Bulan Masyarakat Dapatkan Bantuan Rutilahu dari Baznas

Evaluasi ini juga menyoroti perlunya penambahan jenis retribusi yang belum tercakup dalam peraturan sebelumnya. Pemkab Bekasi optimis bahwa langkah strategis ini akan mendongkrak realisasi PAD secara signifikan, sejalan dengan target pembangunan daerah tahun 2025.

Dengan sinergi antar-OPD dan dukungan Kemendagri, Pemkab Bekasi berkomitmen memperkuat basis pendapatan daerah guna mendanai program prioritas dan peningkatan pelayanan publik. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
Rp4,5 Miliar Jadi Sorotan, Kasus Korupsi Tirta Bhagasasi Segera Meja Hijau
Bukan Perkara Pidana, Datun Kejari Kabupaten Bekasi Justru Pulihkan Rp4 Miliar Lebih
Kejari Bekasi Selamatkan Rp40,1 Miliar Uang Negara, 739 Perkara Ditangani
Wayang Ajen Meriahkan Pembukaan PNBK Jilid III di Plaza Patriot Bekasi
BPBD Kabupaten Bekasi Kirim 20 Ton Bantuan ke NTT
DLH Kota Bekasi Susur Kali Bekasi, Tak Temukan Pipa Limbah Industri

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 16:28 WIB

Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:15 WIB

Rp4,5 Miliar Jadi Sorotan, Kasus Korupsi Tirta Bhagasasi Segera Meja Hijau

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Kejari Bekasi Selamatkan Rp40,1 Miliar Uang Negara, 739 Perkara Ditangani

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:21 WIB

Wayang Ajen Meriahkan Pembukaan PNBK Jilid III di Plaza Patriot Bekasi

Berita Terbaru

RSD Gunung Jati Kota Cirebon genap berusia 105 tahun. Wali Kota Effendi Edo mendorong penguatan layanan dan transformasi rumah sakit sebagai rujukan utama Ciayumajakuning.

Cirebon

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 Sep 2026 - 06:44 WIB