Kepala Sekolah SMAN 27 Bandung Ditangkap Atas Dugaan Pungli

- Redaksi

Jumat, 28 Juli 2017 - 12:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Bandung – Unit Pemberantasan Pungli (UPP) Pemerintah Provinsi Jawa Barat menangkap tangan Kepala Sekolah SMAN 27 Kota Bandung, Nanang Krisnayadi yang diduga melakukan pungli terhadap siswa tahun ajaran 2017.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan bahwa yang bersangkutan ditangkap tangan pada Kamis 27 Juli 2017 pukul 13:00 WIB dengan barang bukti uang tunai Rp 255,1 juta.

Baca Juga :  STIT Nusantara Resmi Dilantik

“Diduga telah melakukan Pungli dalam penerimaan di luar jalur reguler sebanyak 79 orang,” kata Yusri , Kamis (27/7/2017) kemarin.

Yusri mengatakan bahwa yang bersangkutan diduga membebankan kepada pendaftar agar membayar dana pembangunan ruang kelas baru dan properti kelas, serta biaya operasional pertahun.

Baca Juga :  Ini Jawaban Kadisdik Kota Bekasi Soal Ruang Kelas SMP yang Rusak

“Sehingga si siswa dikenakan pungutan sebesar Rp 12 juta. Total uang yang sudah terkumpul mencapai Rp 194,6 juta,” katanya.

Selain pungutan terhadap calon siswa baru, lanjut Yusri, Kepsek SMAN 27 pun diduga melakukan pungutan terhadap siswa pindahan maupun mutasi dari sekolah lain sebanyak 10 pendaftar dengan modus dana partisipasi.

“Dikenakan pungutan dari Rp 5 juta sampai dengan Rp 7,5 juta. Total uang yang terkumpul mencapai Rp 60,5 juta,” terangnya.

Baca Juga :  Kemendikbud Sesalkan Insiden Pendisiplinan Dengan Kekerasan di Sekolah

Saat ditangkap tangan, barang bukti uang hasil pungutan tersebut disimpan di brankas sekolah dengan penanggungjawab bendahara Ferlia Tresnawati.

“Selanjutnya diamankan untuk dijadikan barang bukti. Sampai saat ini Kepsek dan pihak–pihak yang terkait masih dalam pemeriksaan,” katanya. (Asp/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Anak Nasional 2026, Kemendikdasmen Kampanyekan Pembatasan Gawai di Sekolah
Maxim Gelar Turnamen Badminton di Bandung
Bekasi Cetak Sejarah, Satu-Satunya Kota di Jabar dengan Rata-Rata Lama Sekolah di Atas 12 Tahun
Soroti Daya Tampung SMPN 7 Cibitung, Kadisdik Bekasi Pastikan Sekolah Baru Dibangun
Hari Pertama MPLS di Bekasi Jadi Sorotan, Kadisdik Tegas: Tak Ada Tempat untuk Perpeloncoan!
Wakil Wali Kota Bekasi Pantau Hari Pertama Sekolah, Pastikan MPLS dan Pembelajaran Berjalan Lancar
Tri Adhianto Tinjau Hari Pertama Sekolah di SMPN 12 Bekasi, Pastikan MPLS Ramah Berjalan Optimal
28 Tahun Reformasi, Pemuda Patriot Ajak Generasi Muda Jaga Kedamaian dan Stabilitas Bangsa

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:39 WIB

Hari Anak Nasional 2026, Kemendikdasmen Kampanyekan Pembatasan Gawai di Sekolah

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:21 WIB

Maxim Gelar Turnamen Badminton di Bandung

Senin, 20 Juli 2026 - 15:30 WIB

Bekasi Cetak Sejarah, Satu-Satunya Kota di Jabar dengan Rata-Rata Lama Sekolah di Atas 12 Tahun

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:16 WIB

Soroti Daya Tampung SMPN 7 Cibitung, Kadisdik Bekasi Pastikan Sekolah Baru Dibangun

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:52 WIB

Hari Pertama MPLS di Bekasi Jadi Sorotan, Kadisdik Tegas: Tak Ada Tempat untuk Perpeloncoan!

Berita Terbaru

Jajaran manajemen Geely Auto Indonesia berfoto bersama Geely Coolray di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok. SUV bermesin bensin (ICE) pertama Geely di Indonesia ini resmi memasuki masa pre-book menjelang peluncuran harga pada GIIAS 2026.

Otomotif

Geely Buka Pre-Book Coolray, SUV ICE Pertama di Indonesia

Kamis, 23 Jul 2026 - 14:32 WIB