Komisi 1, Ani Rukmini : Pemekaran Kabupaten Bekasi Utara Tinggal Menunggu Keputusan Besar

- Redaksi

Kamis, 11 Mei 2023 - 10:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi – Wacana pemekaran wilayah berupa pembentukan daerah otonomi baru (DOB) Kabupaten Bekasi Utara, masih terus dikaji oleh pemerintah daerah. Usulan pemekaran wilayah yang sempat tertunda selama 16 tahun tersebut, mengacu pada kajian potensi pergeseran perubahan wilayah utara.

Munculnya kajian pemekaran Kabupaten Bekasi Utara ini karena adanya ketimpangan antara wilayah Utara dan Selatan. Seperti jauhnya areal, lambatnya akses, atau Utara merasa menjadi anaktiri dari percepatan pembangunan di kabupaten Bekasi.

Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Bekasi Fraksi PKS, Ani Rukmini menjelaskan, jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi sudah menyetujui adanya pemekaran wilayah Utara. Progresnya pun sudah mulai berjalan, meskipun masih belum ada keputusan besar.

Baca Juga :  PKS Canangkan Genjot Program Perekonomian Desa

“Belum ada update, progresnya masih menunggu tujuan dari pemekaran,” jelasnya, kepada media rakyatjabarnews.com, pada Kamis (11/5/2023).

Ani menjelaskan, pihaknya sudah menyampaikan kepada jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat, terkait kondisi yang ada di wilayah Utara. Karena saat ini, pembangunan di Kabupaten Bekasi masih intens dilakukan di wilayah yang dekat dengan kawasan pusat pemerintahan.

Sementara, lanjutnya, wilayah Utara yang berada jauh dari kawasan pusat pemerintahan, masih jarang dilakukan pembangunan, terutama infrastruktur dan akses jalan yang memadai. Sehingga, memunculkan adanya wacana pembentukan DOB Kabupaten Bekasi Utara.

Baca Juga :  KPK Telisik Dugaan Walkot Rahmat Effendi Perintahkan Potong Uang ASN Di Kota Bekasi

“Diharapkan pembangunan di wilayah Utara bisa merata, seperti sarana prasarana dan infrastruktur jalan yang memadai,” tuturnya.

Menurutnya, apabila pemekaran ini tidak terjadi, maka proses pembangunan yang ada di wilayah Utara menjadi lambat. Meskipun sudah ada APBD dari Pemerintah Kabupaten Bekasi, namun hal tersebut masih belum cukup untuk melakukan pemerataan pembangunan di wilayah Utara.

Dirinya pun berharap agar proses pemekaran di wilayah Utara ini akan terus berlangsung. Meskipun nantinya akan ada pergantian rotasi di lingkungan pejabat pemerintah, hal tersebut tidak mengubah yang sudah direncanakan sebelumnya.

Baca Juga :  Faizal Hafan Farid Sosialisasi Ranperda RTRW Provinsi Jawa Barat Tahun 2022-2042

“Diharapkan regulasi persetujuan pemekaran ini bisa secepatnya diwujudkan, meskipun pejabat daerahnya sudah berganti masa bakti jabatan,” harapnya.

Diketahui, pengajuan wacana pemekaran wilayah utara Kabupaten Bekasi sudah dilakukan sejak 2008 silam. Saat itu, ada 13 kecamatan yang akan tergabung dalam daerah baru, yakni Tambun Selatan, Tambun Utara, Cibitung, Tarumajaya, Muaragembong, Babelan, Karangbahagia, Tambelang, Pebayuran, Cabangbungin, Sukakarya, Sukawangi, dan Sukatani. Namun dengan adanya kajian terbaru, susunan tersebut kemungkinan bakal berubah. Advertorial

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fraksi PKB Soroti Temuan BPK hingga SiLPA Tinggi dalam Paripurna DPRD Kabupaten Bekasi
2.416 KK di Bekasi Terdampak Kekeringan, BPBD Salurkan 575 Ribu Liter Air Bersih ke 20 Titik
Proyek IPAL Jadi Sorotan, Plt Bupati Bekasi Minta Dua Dinas Beri Penjelasan
DPRD Kabupaten Bekasi Revisi Perda Desa, Sesuaikan dengan UU Desa Terbaru
Plt. Bupati Bekasi Akan Panggil Direktur RSUD, Soroti Pelayanan hingga Kondisi Keuangan
Terungkap! Bocah 4 Tahun di Tarumajaya Diduga Dianiaya Ibu Tiri hingga Masuk PICU
Bocah 4 Tahun di Bekasi Kritis Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Polisi Ungkap Kekerasan Berulang
Bappeda Kabupaten Bekasi Minta OPD Susun Program Berbasis Data dan Tepat Sasaran

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:11 WIB

Fraksi PKB Soroti Temuan BPK hingga SiLPA Tinggi dalam Paripurna DPRD Kabupaten Bekasi

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:06 WIB

2.416 KK di Bekasi Terdampak Kekeringan, BPBD Salurkan 575 Ribu Liter Air Bersih ke 20 Titik

Senin, 13 Juli 2026 - 23:43 WIB

DPRD Kabupaten Bekasi Revisi Perda Desa, Sesuaikan dengan UU Desa Terbaru

Senin, 13 Juli 2026 - 18:22 WIB

Plt. Bupati Bekasi Akan Panggil Direktur RSUD, Soroti Pelayanan hingga Kondisi Keuangan

Senin, 13 Juli 2026 - 17:00 WIB

Terungkap! Bocah 4 Tahun di Tarumajaya Diduga Dianiaya Ibu Tiri hingga Masuk PICU

Berita Terbaru

JAECOO J7 SHS-P, SUV premium yang dibekali teknologi Super Intelligent Valet Parking (SIVP), menjadi sorotan setelah diduga digunakan dalam pengujian fitur parkir otomatis di Jakarta. Teknologi intelligent driving tersebut dirancang untuk memudahkan proses parkir secara lebih cerdas, praktis, dan aman.

Jakarta

SUV JAECOO Parkir Otomatis di Jakarta Viral

Selasa, 14 Jul 2026 - 16:47 WIB

Menteri Ketenagakerjaan RI Yassierli menyampaikan paparan dalam sebuah kegiatan resmi di Jakarta. Yassierli dijadwalkan menghadiri Labour and Employment Ministers' Meeting (LEMM) BRICS di India pada 15–16 Juli 2026 untuk membahas isu jaminan sosial, pengembangan keterampilan, dan masa depan dunia kerja. Foto: Kemnaker RI.

Internasional

Menaker RI ke Forum BRICS, Bahas Nasib Pekerja dan Jaminan Sosial

Selasa, 14 Jul 2026 - 16:17 WIB