Wow, Dugaan Pemotongan Anggaran Dana RTLH Desa Sukajaya Mencuat

- Redaksi

Senin, 10 Juli 2017 - 11:23 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Bogor  – Sungguh sangat disayangkan dugaan penyelewengan dana bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Bogor kembali terjadi. Dari pengakuan penerima RTLH pemotongan bantuan anggaran pemerintah tersebut terjadi di Desa Sukajaya, Kecamatan Jonggol.

Sebanyak 142 penerima Rutilahu di Desa Sukajaya, namun masing-masing (penerima) dari pencairan tahap pertama sebanyak 62 penerima, yang direalisasikan relatif antara 4 sampai 5 Juta Rupiah. Pihak desa pun menjanjikan sebesar 8 juta, sebab ada potongan-potongan segala macamnya.

Bisa dibayangkan jika dikalkulasi apabila anggaran bantuan dana secara resminya mendapatkan Rp 10 Juta per Penerima, menjadi Rp 620 Juta yang sudah cair dan berlabuh ke pihak Pemerintah Desa Sukajaya. Jika ke- 62 penerima masing-masing dipotong 5 juta berarti sebanyak Rp 310 Juta yang belum diterima ke penerima secara seratus persen.

Pengakuan dari salah satu penerima warga RW 01, dirinya menerima dana bantuan RTLH dalam bentuk uang sebesar 5 juta dari orang yang mengantar tak lain adalah ketua RT setempat.

Salah satu tokoh masyarakat Desa Sukajaya, Mahmud menyayangkan pihak desa setempat yang disinyalir atas pengaduan si Penerima melakukan pemotongan dana bantuan rutilahu. “Saya sangat menyayangkan tindakan pihak desa yang melakukan pemotongan dana bantuan untuk penerima kurang mampu terlebih lagi bantuan tersebut untuk perbaikan Rumah Tidak Layak Huni,” ujarnya, Senin (10/7/2017) kemarin.

Baca Juga :  Terjerat, Mantan Dirut PD SMU Dijebloskan ke Sel

Menurut Mahmud, pemotongan dana bantuan RTLH di Desa Sukajaya merupakan kasus pidana yang perlu menjadi perhatian serius dari aparat kepolisian maupun Pemerintah Kabupaten Bogor.

“Kepala desa menitip sejumlah uang kepada masing-masing RT/RW untuk diberikan kepada 62 penerima RTLH tahap pertama, yang dijanjikan sebesar 8 juta namun penerima hanya mendapatkan antara 4 – 5 juta. Selain itu sebelum penerima menerima pencairan dana tersebut pun tidak melalui sosialisasi jika ada pemotongan-pemotongannya,” ungkap Mahmud dikediamannya.

Pemerintahan Kecamatan Jonggol dengan didampingi oleh Camat bersama Pihak Desa setempat baru melakukan sosialisasi di kantor Desa Sukajaya didepan seluruh penerima bantuan RTLH. Namun yang anehnya, 62 penerima bantuan tahap pertama anggaran bantuannya sudah cair pada minggu sebelumnya dan proses perbaikan RTLH sudah berjalan.

Baca Juga :  Rayakan HUT Ke-44, Jasa Marga Kembali Gelar Lomba Karya Jurnalistik

Melalui telpon seluler, pernyataan juga disampaikan oleh Camat Jonggol, Beben Suhendar, dirinya mengatakan saat dilokasi kantor desa sukajaya melakukan sosialisasi bahwa seluruh penerima masing – masing menerima sebesar 10 juta. “Yang diturunkan ke penerima tahap pertama baru 5 juta, karna jika sekaligus dikhawatirkan tidak tuntas,” katanya, Senin (10/7/2017).

Bahkan, salah satu penerima Abas warga RT01/RW01 Desa Sukajaya yang memang sebagian besar tidak memahami dana bantuan RTLH tersebut, bahwa penerima tersebut disaat menerima uang disampaikan oleh pihak desa bahwa uang tersebut merupakan ‘Sumbangan’ bukan bantuan RTLH dari pemerintah. (ard/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Cuma Pulihkan Jaringan, XLSMART Kirim Bantuan untuk Warga NTT
81 Miles for Indonesia: XLSMART Jelajahi Semarang-Solo-Yogyakarta Bawa 5G dan Aksi Sosial
Tim SAR Temukan Satu Korban Tewas Ledakan Gas di Medan, Satu Orang Masih Dicari
Indonesia Energy Week Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 200 Peserta dari 17 Negara
8 UMKM Kota Bekasi Tampil di HUT Dekranas 2026, Siap Rebut Pasar Nasional
IEE Series 2026 Digelar Perdana di Balikpapan
Polda Riau Ungkap 1.333 Kasus Kejahatan Jalanan, 525 Tersangka Berhasil Diamankan
IEE Series 2026 Hadir di Surabaya, Perkuat Ekosistem Energi dan Manufaktur

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:17 WIB

Bukan Cuma Pulihkan Jaringan, XLSMART Kirim Bantuan untuk Warga NTT

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:05 WIB

81 Miles for Indonesia: XLSMART Jelajahi Semarang-Solo-Yogyakarta Bawa 5G dan Aksi Sosial

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:09 WIB

Tim SAR Temukan Satu Korban Tewas Ledakan Gas di Medan, Satu Orang Masih Dicari

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:00 WIB

Indonesia Energy Week Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 200 Peserta dari 17 Negara

Sabtu, 11 Juli 2026 - 07:59 WIB

8 UMKM Kota Bekasi Tampil di HUT Dekranas 2026, Siap Rebut Pasar Nasional

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami