Grebek Latar Wingking Komunitas Penuh Talenta dan Wisata Jadul Menjanjikan

- Redaksi

Selasa, 8 Maret 2022 - 22:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Latar Wingking saat ini menjadi perkumpulan multi komunitas. Mereka berasal dari komunitas seni, lingkungan, pecinta alam, serta beberapa komunitas lainnya.

i

Latar Wingking saat ini menjadi perkumpulan multi komunitas. Mereka berasal dari komunitas seni, lingkungan, pecinta alam, serta beberapa komunitas lainnya.

 

Cirebon – Nama Latar Wingking awalnya hanyalah sebagai tempat untuk berkumpul beberapa komunitas. Nama Latar Wingking diambil dari bahasa Cirebon, Latar artinya adalah halaman, dan Wingking artinya sama dengan belakang. Jadi, Latar Wingking artinya Halaman Belakang. Demikian dikatakan Jamhuri, yang juga ketua Laskar Alam Caruban, Selasa (8/3/2022).

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dirinya menjelaskan, Latar Wingking saat ini menjadi perkumpulan multi komunitas. Mereka berasal dari komunitas seni, lingkungan, pecinta alam, serta beberapa komunitas lainnya. Pada waktu-waktu tertentu, selalu ada saja kegiatan yang dilakukan. Demikian dikatakan Ketua Laskar Alam Caruban, Jamhuri, Selasa (8/3/2022).

 

“Ini sebagai sarana penghubung sesama kawan-kawan komunitas. Kami juga rutin setiap hari Selasa, atau dua minggu sekali melakukan kegiatan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Perayaan Cap Go Meh, Masyarakat Cirebon Padati Vihara Dewi Welas Asih

 

Jamhuri menjelaskan, Laskar Wingking mempunyai kegiatan rutin, yaitu ngaji sejarah. Kegiatan tersebut dilakukan sejak tahun 2019 pada malam hari, dan diisi dengan kajian membedah sejarah-sejarah cirebon, dan sejarah pada umumnya. Selain itu, disediakan juga berbagai macam jajanan jadul yang sudah berlangsung sekitar 3 bulanan lalu.

 

“Kalau ada teman-teman komunitas yang ingin berjualan jajanan tempo dulu, silahkan saja. Tapi karena memang temanya jaman dulu, jajanan yang dijual harus jajanan jaman dahulu,” jelasnya.

 

Selain itu, ditempat ini juga menyediakan tempat belajar bagi anak-anak sekolah yang kembali menggali potensi permainan tradisional. Latar Wingking menyediakan permainan congklak dan permainan bambu. Saat ini tempatnya banyak dikunjungi anak-anak TK dan SD. Namun beberapa waktu lalu, sempat juga didatangi anak-anak sekolah dari luar wilayah.

Baca Juga :  Jelang Maulud Nabi, Keraton Kasepuhan Gelar Grebeg Mulud

 

“Tempatnya baru kami buka satu tahun lalu. Program selanjutnya sudah kami susun, hanya saja belum terealisasi, karena sarananya masih terbatas,” ucapnya.

 

Jamhuri menambahkan, digelarnya berbagai macam acara di alam terbuka, memang keinginan semua anggota komunitas. Tujuannya saat ini, masih seputar kegiatan masyarakat sekitar. Dirinya berharap, kedepan generasi muda lebih banyak lagi belajar sejarah masa lalu, dan tidak melupakan makanan, serta permainan tradisional.

Baca Juga :  Sunda Teh Abdi Mulai Disosialisasikan

 

“Kalau generasi muda mau belajar sejarah masa lalu, silahkan datang kesini. Kita diskusikan bersama-sama. Kami punya kawan-kawan komunitas yang sudah senior dibidangnya. Mari kita sama-sama melestarikan budaya kita,” tukasnya.

 

Pantauan di lokasi Latar Wingking memang cukup ramai. Pedagang ada yang menjual aneka permainan dan makanan jadul yang cukup unik. Ada yang menjual mainan anak-anak, berupa kapal laut otok-otok, serta makanan jadul, seperti es tape, rujak cur, geblog, kerupuk sambel, getuk, sate aci, serabi dan ketan bakar tradisional. Antusias pengunjung pun semakin ramai, apalagi menjelang siang hari.

 

(*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon
Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa
Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon
Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan
BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon
Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik

Berita Terbaru