Ridwan Kamil Kini Sesalkan Pernyataan Edy Mulyadi

- Redaksi

Rabu, 26 Januari 2022 - 11:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

i

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Bandung – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil memberi tanggapan terkait pernyataan Edy Mulyadi yang menilai Ibu Kota Baru (IKN) di Kalimantan sebagai tempat jin buang anak. Ridwan Kamil menilai, hal itu sangat mencederai nilai kebinekaan.

Menurut Ridwan Kamil, pernyataan itu seharusnya tidak keluar setelah ada fenomena sebelumnya, yaitu Arteria Dahlan soal permintaan Kejagung untuk mencopot Kejati yang menggunakan bahasa Sunda saat rapat.

 

“Saya menyesalkan dalam waktu yang berdekatan, kita diributkan dengan tindakan atau ucapan dari mereka secara terang-terangan di ruang publik yang akhirnya menyakiti perasaan kelompok masyarakat yang menjadi sebuah bagian dari yang namanya rumah kebinekaan Indonesia,” ujar Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil di Tahura Bandung, Selasa (25/1/2022).

 

Emil mengatakan, di Islam ada sebuah hadis yang menyatakan, berbicara yang baik atau diam. Adapun jika harus berbicara maka harus yang baik-baik, dan itu merupakan pilihan. Namun, pada akhirnya narasi yang disampaikan bisa dengan bahasa  tidak baik dan dengan bahasa yang baik. “Saya mohon kita edukasi anak dan cucu, kita menyampaikan argumen gunakanlah bahasa yang baik dan tidak menyinggung sehingga mudah-mudahan masalah ini bisa tuntas,” katanya.

Baca Juga :  Sama-sama Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan Pencegahan COVID-19 di Mana Saja

 

Dalam kondisi saat ini, Emil berharap nilai kebinekaan harus tetap diutamakan oleh seluruh masyarakat. Jangan sampai,  pernyataan yang disampaikan pada publik menyakiti banyak orang atau golongan tertentu.

Baca Juga :  Awal tahun 2022, Jabar Kebut Vaksinasi Anak 6-11 Tahun

 

“Kalau ada aspek hukum harus dihadapi dan aspek psikologisnya menjadi pelajaran bahwa meminta maaf itu penting, dan mengakui kesalahan itu penting, dan jangan diulangi,” katanya.

 

Sebelumnya, video pernyataan Edy Mulyadi terkait IKN Nusantara beredar. Ia menyebut Kalimantan Timur yang akan jadi ibu kota negara baru merupakan tempat jin buang anak.

 

sumber: republika.co.id

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Otomotif di Jabar Tertinggi Nasional, GIIAS Bandung 2026 Resmi Digelar
8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan
Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
BPBD Kabupaten Bekasi Kirim 20 Ton Bantuan ke NTT
Semarak HUT Bekasi dan RI, Cibitung Dorong Warga Makin Gemar Berolahraga
IPL TPA Burangkeng Belum Beroperasi, Proyek Rp10,8 Miliar Kini Dipantau Inspektorat
1.800 Ton Sampah Menumpuk Tiap Hari, Zulhas Ungkap PR Besar Kota Bekasi

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 06:05 WIB

Otomotif di Jabar Tertinggi Nasional, GIIAS Bandung 2026 Resmi Digelar

Rabu, 2 September 2026 - 22:44 WIB

8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan

Selasa, 1 September 2026 - 16:28 WIB

Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:46 WIB

BPBD Kabupaten Bekasi Kirim 20 Ton Bantuan ke NTT

Berita Terbaru