Jelang Musim Hujan, Proyek Penanggulangan Banjir Pasteur Mulai Gunakan Jalur Alternatif

- Redaksi

Selasa, 19 September 2017 - 13:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Bandung – Menjelang musim penghujan, Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Metropolitan Bandung mulai hari ini melaksanakan proyek penanggulangan banjir yaitu pengerjaan jalur saluran air baru Sungai Citepus di atas Jalan Dr. Djunjunan (Pasteur). Karenanya, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (Emil) mengimbau warga maupun wisatawan untuk menghindari kawasan Pasteur.

Emil juga menginformasikan kepada para wisatawan yang hendak berkunjung ke Kota Bandung untuk memilih akses lain via Mohammad Toha, Pasir Koja, Buah Batu maupun Kopo mengingat pengerjaan saluran air baru Sungai Citepus diperkirakan selesai akhir Oktober 2017.

Baca Juga :  Pemkot Bekasi dan Waste4Change Tandatangani Program Pembersihan Sampah Sungai Bekasi 2020

Imbas dari proyek pengerjaan saluran air baru tersebut, Kanit Patroli Polrestabes Bandung, Iptu Otong Rustandy mengatakan pagi ini kepadatan lalu lintas mulai terasa di kawasan Pasteur khususnya dari arah Gasibu.

Baca Juga :  Ridwan Kamil Tinjau Minyak Goreng di Kota Bekasi

“Sementara arus lalu lintas memang padat mengingat imbas dari pekerjaan tersebut. Sudah berimbas panjang ya. Semoga bisa dikebut sehingga tidak memakan waktu lama,” kata Otong mengutip PRFM, Selasa (19/9/2017).

Disinggung soal rencana perbaikan jalan layang Pasupati, Otong memastikan pihaknya masih menunggu konfirmasi soal waktu pengerjaannya. Namun ia mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima pihaknya, pengerjaan perbaikan flyover Pasupati akan dilakukan siang dan malam.

Baca Juga :  Gubernur Ridwan Kamil Optimis Lompatan Ekonomi di Jabar Utara dan Selatan

“Rencana pengerjaannya malam, kalau tidak salah hanya mengganti besi yang membentang namun ada pengecorannya. Nanti disampaikan lebih lanjut detailnya,” pungkas Otong.(asp/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029
Sensus Ekonomi 2026, Plt Bupati Bekasi Dorong Sinkronisasi BLK dengan Kebutuhan Industri
BPS, Kemenaker, dan Kemenperin Perkuat Kolaborasi Menuju Sensus Ekonomi 2026
Camat Cibitung Encun Sunarto: Masukan Kepala Desa dan BPD Jadi Bahan Penyempurnaan Raperda Desa
Pramono Tegaskan Komitmen Wujudkan Jakarta sebagai Kota Ramah Anak
Wawali Harris Bobihoe Ajak Siswa Baru SMAN 10 Bekasi Bangun Karakter dan Raih Prestasi
Pemkab Bekasi Dorong Penguatan Koperasi pada Peringatan Harkopnas ke-79
Komisi III Desak Percepat Realisasi Infrastruktur

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:20 WIB

Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:44 WIB

Sensus Ekonomi 2026, Plt Bupati Bekasi Dorong Sinkronisasi BLK dengan Kebutuhan Industri

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:01 WIB

BPS, Kemenaker, dan Kemenperin Perkuat Kolaborasi Menuju Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:15 WIB

Camat Cibitung Encun Sunarto: Masukan Kepala Desa dan BPD Jadi Bahan Penyempurnaan Raperda Desa

Senin, 20 Juli 2026 - 18:48 WIB

Pramono Tegaskan Komitmen Wujudkan Jakarta sebagai Kota Ramah Anak

Berita Terbaru

Tampak gedung XLSMART Tower di Jakarta. PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk resmi ditetapkan sebagai salah satu pemenang seleksi pita frekuensi radio 700 MHz dan 2,6 GHz Tahun 2026, yang akan dimanfaatkan untuk memperluas jangkauan layanan 4G, mempercepat pengembangan 5G, serta meningkatkan kualitas konektivitas digital di Indonesia. Foto: Dok. XLSMART.

Bisnis

XLSMART Resmi Raih Spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz

Kamis, 23 Jul 2026 - 07:03 WIB