Lagi Bangun Stasiun, Walikota Cek Situs Peninggalan Sejarah

- Redaksi

Senin, 10 Agustus 2020 - 14:14 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Bekasi – Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi bersama Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Kota Bekasi, Tedi Hafni, Asisten II, Sudarsono dan Kepala Stasiun Bekasi mendatangi Stasiun Utama Bekasi yang sedang dalam proses pengerjaan pembangunan Stasiun Bekasi.

Tujuannya, karena mendapati laporan dari pihak Kereta Api Indonesia (KAI) bahwa saat pengerukan tanah untuk kereta double track masih ditemukan sisa sejarah yang didapati berupa bangunan berbentuk lorong dari batu bata di bawah tanah, akan tetapi bagunan tersebut sudah penuh tanah didalamnya.

Baca Juga :  277 Siswa Kota Bekasi Raih Pramuka Garuda, Tri Adhianto Minta Jadi Teladan

Sejarawan Bekasi, Ali Anwar juga diikutsertakan dalam pemantauan tersebut dan akan dilibatkan dalam tim pemantauannya bersama Dinas Pariwisata dan Budaya Kota Bekasi. Agar jelas, bangunan apa yang ditemukan oleh pihak KAI dalam proses pengerjaannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wali Kota sebutkan, jika memang ada unsur sejarahnya bisa diberdayakan untuk hasil temuan tersebut seperti di abadikan, karena merupakan suatu benda langka. Usai diuruk tanahnya kita bisa melihat bahwa temuan tersebut seperti lorong menuju seberang, bisa diartikan dahulu pada jaman penjajahan untuk air atau jembatan manusia.

Baca Juga :  Pemkot Bekasi Siagakan 11 Water Trucking

“Bekasi juga masuk dalam sejarah, seperti jembatan sasak yang menghubungkan alun-alun ke pasar proyek itu adalah sejarah, maka temuan benda ini juga pasti ada nilai sejarahnya, nantinya akan ditelusuri oleh sejarawan dan Disparbud untuk dipastikan” ujar Wali Kota.

Baca Juga :  Hadir di Botram,Warga Antusias Berbondong-bondong ke Stand Bapenda Kabupaten Bekasi

Tidak hanya itu, Ali Anwar mengajak Wali Kota Bekasi untuk melihat satu jendela besar yang telah ditemukan juga oleh pihak pekerja KAI di bekas gudang sebelum di robohkan. Jendela besar dan kokoh ini juga termasuk benda langka yang bisa dibilang tahun lama dan nantinya akan ditentukan oleh Disparbud untuk dikelola dan dipasang hingga bisa terlihat nilai sejarahnya.

(doe/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker
Fajar Paper Siapkan Fasilitas Pengolahan Limbah, Aktivitas Truk Bakal Ditata
Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia
Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Bekasi, Tri Adhianto Minta Warga Waspada
Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri
Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Panggil Fajar Paper, Pastikan Perizinan Pengolahan Limbah Lengkap
Video CCTV Lift Viral, Eks Caleg Jabar VII Siapkan Langkah Hukum
8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:27 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker

Senin, 7 September 2026 - 19:24 WIB

Fajar Paper Siapkan Fasilitas Pengolahan Limbah, Aktivitas Truk Bakal Ditata

Senin, 7 September 2026 - 16:35 WIB

Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 16:20 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Bekasi, Tri Adhianto Minta Warga Waspada

Senin, 7 September 2026 - 16:04 WIB

Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri

Berita Terbaru

Pengunjung melihat produk dan teknologi industri yang dipamerkan dalam GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (9/9/2026). Pameran ini diikuti lebih dari 260 eksibitor dari 19 negara dan menampilkan berbagai solusi teknologi untuk industri logam dan manufaktur.

Jakarta

GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 Resmi Dibuka

Rabu, 9 Sep 2026 - 12:23 WIB