Diskopindag Latih Emak-emak Ciptakan Produk Makanan Berbahan Ikan

- Redaksi

Rabu, 11 September 2019 - 21:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Indramayu – Kabupaten Indramayu sebagai daerah penghasil ikan terbesar di Jawa Barat harus mampu memanfaatkan potensi tersebut menjadi olahan yang memiliki nilai ekonomis tinggi yang pada akahirnya akan meningkatkan konsumsi ikan di tengah masyarakat Indramayu.

Untuk mempersiapkan masyarakat yang pandai dan memiliki kecakapan dalam memproduksi berbagai hasil olahan ikan, Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kabupaten Indramayu bersama dengan Kementerian Perindustrian RI melakukan kegiatan sosialisasi dan pelatihan bagi para ibu rumah tangga dalam mengolah bahan baku ikan, Rabu (11/09/2019) di Hotel Trisula.

Baca Juga :  Warga Dua Desa Bersitegang Saat Gelar Arak-arakan Pesta Laut

Bupati Indramayu H. Supendi menjelaskan komoditas ikan di Indramayu selain dalam ikan mentah yang telah merajai pasaran maka harus ada alternatif lain agar ikan mempunyai nilai ekonomis lebih tinggi yakni dalam bentuk produk lain atau olahan ikan. Dengan mengolah ikan maka akan mendapatkan produk seperti nugget, sosis, dan aneka olahan lainnya.

Supendi menambahkan, dengan adanya berbagai produk olahan ikan tersebut diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat dalam mengkonsumsi olahan ikan terutama untuk anak-anak. Jika konsumsi ikan tinggi maka akan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indramayu.

Baca Juga :  Neneng Mundur Dari Bupati Bekasi

“Kita berharap ini dapat mencegah stunting di masyarakat Indramayu, dari kepandaian kita dalam mengolah ikan diharapkan minat makan ikan tinggi pada akhirnya pemenuhan gizi masyarakat bisa dicapai,” tegas Supendi.

Sementara itu Direktur Industri Makanan Hasil Laut dan Perikanan pada Kementerian Perindustrian RI, Enny Ratnaningtyas mengatakan, kegiatan tersebut merupakan upaya untuk mendukung Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) dan upaya untuk menekan laju stunting di Kabupaten Indramayu. Desa yang menjadi lokus kegiatan tersebut yakni Desa Ilir dan Desa Eretan Wetan Kecamatan Kandanghaur.

Baca Juga :  Urai Kepadatan Lalu Lintas, JM Perpanjang Contraflow  dari KM 36+900  sampai dengan KM 61+000 Jalan Tol Japek

“Kita ingin agar daerah yang masih ada anak stunting dapat meningkatkan pemenuhan gizi bagi masyarakatnya. Mudah-mudahan ini bisa menekan laju stunting di Indramayu,” katanya.

Kegiatan yang diselenggarakan selama dua hari tersebut selain diberikan berbagai materi tentang olahan ikan para peserta juga dibantu peralatan yang bisa digunakan untuk mengembangkan kemampuannya.

(red/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Camat Cibitung Encun Sunarto: Masukan Kepala Desa dan BPD Jadi Bahan Penyempurnaan Raperda Desa
Wawali Harris Bobihoe Ajak Siswa Baru SMAN 10 Bekasi Bangun Karakter dan Raih Prestasi
Pemkab Bekasi Dorong Penguatan Koperasi pada Peringatan Harkopnas ke-79
Komisi III Desak Percepat Realisasi Infrastruktur
Harris Bobihoe: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Sukses Cek Kesehatan Gratis
Tri Adhianto Ajak Sahabat MUI Berantas Judi Online dan Perkuat Pembinaan Sosial
2.416 KK di Bekasi Terdampak Kekeringan, BPBD Salurkan 575 Ribu Liter Air Bersih ke 20 Titik
DPRD Kabupaten Bekasi Revisi Perda Desa, Sesuaikan dengan UU Desa Terbaru

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:15 WIB

Camat Cibitung Encun Sunarto: Masukan Kepala Desa dan BPD Jadi Bahan Penyempurnaan Raperda Desa

Senin, 20 Juli 2026 - 16:53 WIB

Wawali Harris Bobihoe Ajak Siswa Baru SMAN 10 Bekasi Bangun Karakter dan Raih Prestasi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:07 WIB

Pemkab Bekasi Dorong Penguatan Koperasi pada Peringatan Harkopnas ke-79

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:48 WIB

Komisi III Desak Percepat Realisasi Infrastruktur

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:34 WIB

Harris Bobihoe: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Sukses Cek Kesehatan Gratis

Berita Terbaru