Bahan Baku Rotan Naik, Pengrajin Naikan Harga Jual

- Redaksi

Sabtu, 13 Juli 2019 - 20:14 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Cirebon – Belakangan, sejak bahan baku rotan mengalami kenaikan, para perajin rotan mencari berbagai cara agar bisnisnya bisa tetap bertahan. Karena, dengan naiknya harga bahan baku otomatis harga jual harus naik, namun hal ini kemungkinan besar tidak dilakukan.

Sebab, jumlah penjualan akan merosot drastis. Untuk tetap mempertahankan volume, maka perajin rotan akan melakukan penyesuaian harga namun tidak terlalu signifikan. Walaupun, penghasilan akan menurun cara ini harus dilakukan agar dapat bersaing dengan rumah produksi kainnya.

Salah satu perajin rotan Suteni (49) yang memikiki rumah produksi di Desa Tegalwangi Kecamatan Weru, mengaku, walaupun harga bahan baku mengalami kenaikan ia tidak bisa menaikkan harga jual hasil karyanya terlalu tinggi.

“Bahan baku terus naik, tidak pernah turun. Supaya harga tetap terjangkau dan pelanggan tidak pindah ke toko lain, harga jualnya sedikit dinaikan,” katanya, Sabtu (13/7/2019).

Rotan yang diproduksi Suteni berupa tudung saji dengan berbagai macam ukuran, mulai ukuran paling kecil hingga yang paling besar. Suteni membanderol harga terendah yang disesuaikan itu yakni Rp17.000 per buah. Sedangkan untuk ukuran yang paling besar dihargai Rp65.000 per buah.

Baca Juga :  Ridwan Kamil Sebut Nama Eti Herawati Saat di Cirebon

“Kebanyakan pelanggan memesan dalam jumlah banyak. Ada yang sampai 500 buah juga pernah. Kebanyakan pesanannya dari luar kota seperti Kalimantan, Solo, Jakarta, Bandung. Dan yang dari Malaysia juga pernah pesan disini,” imbuhnya.

Bersama suaminya, Suteni mengaku telah menekuni usaha kerajinan rotan selama 7 tahun. Selama waktu tersebut, ia telah banyak merasakan pasang surut dan naik turunnya omset. Ia juga mengaku pernah merasakan penjualan paling tinggi, yakni ketika mendekati bulan ramadhan.

“Untuk mendapatkan bahan baku rotan tidak sulit. Saya mendapatkannya masih dari lingkungan Desa Tegalwangi saja,” ujarnya.

Baca Juga :  Aher Resmikan GERMAS Guna Meningkatkan Komitmen Kesehatan

Dikatakan Suteni, sejak awal tahun hingga pertengahan tahun 2019 ini omzetnya terbilang cukup, jika dibandingkan tahun lalu dalam kurun waktu yang sama. “Kadang turun dan kadang naik, tidak menentu juga,” ucapnya.

Selama satu bulan, omset usahanya mencapai kisaran Rp5 juta. Nilai tersebut belum termasuk untuk membayar empat orang perajin yang membantu bisnis rumahannya itu.

“Jadi kita buatnya tergantung pesanan. Tapi kalau tidak ada pesanan juga kita tetap produksi, untuk persediaan siapa tahu nanti ada yang membutuhkan,” pungkasnya.

(red/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus
Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita
Maxim Perkuat UMKM di 400 Kota, Bantu Pelaku Usaha Tekan Biaya Operasional
Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
Pemuda Patriot dan Digdaya Ajak Generasi Muda Jaga Ketertiban dan Persatuan Bangsa
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:25 WIB

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 September 2026 - 06:34 WIB

OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:06 WIB

Maxim Perkuat UMKM di 400 Kota, Bantu Pelaku Usaha Tekan Biaya Operasional

Berita Terbaru