Komisi II Usulkan Buat Rencana Induk Pariwisata

- Redaksi

Rabu, 7 Juni 2017 - 16:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com – Setelah Perda Pariwisata disahkan, maka akan ada pemetaan daerah potensial untuk digarap menjadi kawasan wisata. Pemetaan itu disesuaikan dengan keadaan lingkungan di Kabupaten Bekasi.

Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi sudah mengusulkan pembuatan Rencana Induk Pariwisata sebagai ring dua regulasi pemetaan wilayah potensial untuk pariwisata.

“Kalau sudah terbentuk Rencana Induk Pariwisata, maka untuk pemetaan akan lebih mudah, daerah mana saja yang mempunyai potensi untuk digarap menjadi tempat wisata,” kata Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi, Mulyana Muhtar, Senin (29/5).

Mulyana mengatakan banyak potensi wisata di Kabupaten Bekasi yang belum dikelola dengan baik. Oleh karena itu, potensi tersebut perlu digarap dan dimaksimalkan agar ada pemasukan untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Beberapa tempat yang memiliki potensi wisata ialah Kecamatan Tarumajaya, Babelan, dan Muaragembong. Untuk di Muaragembong, terdapat pantai yang eksotis Dan belum tergarap hingga kini.

“Jadi menurut saya, di Kabupaten Bekasi itu tidak kalah dengan daerah lain wisatanya, tapi dengan catatan bila dikelola dengan baik,” katanya.

Menurut Mulyana, pemetaan wisata sangat penting. Karena akan menjadi nomenklatur destinasi wisata yang dimiliki Kabupaten Bekasi. Selain wisata laut, Kabupaten Bekasi juga memiliki cagar budaya dan tempat-tempat bersejarah yang bisa dikelola menjadi destinasi wisata.

“Ada Gedung Juang Tambun Selatan, ada Saung Ranggon, dan di Kabupaten Bekasi juga memiliki rawa-rawa yang menarik seperti Rawa Binong, Situ Ciberem, dan ada beberapa destinasi lainnya termasuk juga wisata industri,” ungkapnya. (Gil/Adv/RJN)

Baca Juga :  Bekraf Kembali Hadir di Tasikmalaya
Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang Hari Jadi ke-76, Terungkap Era Unik Saat Kabupaten Bekasi Memiliki Dua Penguasa Pemerintahan
BPBD Kabupaten Bekasi Salurkan 2,7 Juta Liter Air Bersih, 28 Ribu Warga Terdampak Kekeringan
Asap Tebal Selimuti Akses Delta Silicon, Damkar Bekasi Berjibaku 5 Jam Padamkan Kebakaran Bukit Cinta
Pemkot Bekasi Perkuat UMKM Lewat Pelatihan Pengurusan Izin BPOM, Harris Bobihoe Dorong Produk Naik Kelas
Sawah Bekasi Terancam Kekeringan, Asep Surya Atmaja Turun Gunung: Alat Berat Siap Dikerahkan!
Pemkab Bekasi Resmi Luncurkan Logo dan Tema Hari Jadi ke-76, Usung Semangat Bangkit Bersama
DLH Kabupaten Bekasi: Dokumen UKL-UPL PT Glow Industri Herbal Care Belum Diproses, DPRD Siap Panggil Dinas Terkait
Warga Taman Persada Raya Bikin 1.000 Lubang Biopori, Wali Kota Bekasi: Ini Contoh Nyata Hadapi Kemarau

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:05 WIB

Jelang Hari Jadi ke-76, Terungkap Era Unik Saat Kabupaten Bekasi Memiliki Dua Penguasa Pemerintahan

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:52 WIB

BPBD Kabupaten Bekasi Salurkan 2,7 Juta Liter Air Bersih, 28 Ribu Warga Terdampak Kekeringan

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:44 WIB

Asap Tebal Selimuti Akses Delta Silicon, Damkar Bekasi Berjibaku 5 Jam Padamkan Kebakaran Bukit Cinta

Selasa, 28 Juli 2026 - 05:45 WIB

Pemkot Bekasi Perkuat UMKM Lewat Pelatihan Pengurusan Izin BPOM, Harris Bobihoe Dorong Produk Naik Kelas

Senin, 27 Juli 2026 - 16:01 WIB

Sawah Bekasi Terancam Kekeringan, Asep Surya Atmaja Turun Gunung: Alat Berat Siap Dikerahkan!

Berita Terbaru