Konektivitas Trans Jawa Terwujud, Menhub: Kita Buktikan Manfaatnya Untuk Masyarakat

- Redaksi

Sabtu, 29 Desember 2018 - 21:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Cirebon– Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengakui tersambungnya Jalan Tol Trans Jawa dari Jakarta sampai Surabaya telah memberikan konektivitas tersendiri. Namun, itu belumlah cukup. Konektivitas tersebut juga harus diiringi dengan manfaat lain kepada masyarakat luas.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Perhubungan saat mengunjungi dua rest area (Rest Area 207A Jalan Tol Palikanci dan Rest Area 391A Jalan Tol Batang-Semarang) yang terletak di jaringan Jalan Tol Trans Jawa, Sabtu (29/12).

Dalam kunjungannya tersebut, Menteri Perhubungan didampingi oleh antara lain Dirjen Perhubungan Darat Budi Setyadi, Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Desi Arryani, dan Direktur Operasi I Jasa Marga Mohammad Sofyan.

Dalam kunjungan tersebut, konektivitas, kata dia sesuai arahan Presiden Jokowi kepada dirinya, adalah keharusan.

“Tapi, konektivitas yang seperti apa? Konektivitas yang delivered. Artinya, fungsi jalan tol tidak hanya menghubungkan Jakarta, Semarang, Solo, Surabaya. Ada arti jalan tol bagi masyarakat. Banyak yang bertanya, ‘jalan tol dibangun untuk apa?’ Kita membuktikan jalan tol memberikan makna bagi masyarakat,” ujarnya.

Sebelumnya, Budi Karya bercerita, dirinya bertemu dengan Walikota Cirebon. Di Kota Cirebon, ia mendapat informasi begitu banyak daerah-daerah wisata. Lalu, di Nganjuk, ia juga memperoleh informasi ada suatu industrial estate seluas 100 hektar.

Baca Juga :  Rekonstruksi di Km 18+600 Arah Jakarta Ruas Tol Jagorawi, Jasa Marga Lakukan Rekayasa Lalulintas

“Restoran penuh. Lalu, dari 100 hektar industrial estate, berapa banyak lapangan kerja yang terbuka? Jadi, orang-orang tidak perlu lagi ke Surabaya atau lainnya,” tambahnya.

Saat ini, lanjutnya, Jasa Marga serta beberapa BUMN turut berkolaborasi dalam mengkurasi kerajinan dan makanan masyarakat di kota-kota di sepanjang jalan tol.

“(Ini) suatu bentuk konektivitas yang delivered bahwa konektivitas itu punya arti bagi masyarakat. Satu, berfungsi sebagai sarana perhubungan. Tapi, dia juga mempunyai fungsi membangkitkan ekonomi masyarakat di kota-kota yang dilalui. Oleh karenanya, saya eager sekali kalau kuliner ini harus ditingkatkan. Saya sendiri kalau ke kota-kota tertentu yang dicari kuliner,” ungkapnya.

Baca Juga :  Wow, Ada Super Hero di SSPM Bekasi

Sekarang, kata dia, setiap 15 km terdapat satu rest area. Total ada 61 rest area di sepanjang Tol Trans Jawa.

“Pada saat ini, (jumlah tersebut) memang tidak masalah. Tapi pada saat libur Lebaran kurang. Ini harus disikapi dengan menambah area parkir dan sebagainya karena kalau terlalu banyak (jumlah rest area), (pelaku UKM) tidak laku, kasihan juga. Saya bilang tetap saja segini dulu. Tapi tempat parkirnya diperluas supaya pada saat libur Lebaran orang bisa beristirahat dengan daya tampungnya lebih banyak,” tutup Budi.(ziz/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia
Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri
Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Panggil Fajar Paper, Pastikan Perizinan Pengolahan Limbah Lengkap
8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan
APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini
Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus
Tag :

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:35 WIB

Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 16:04 WIB

Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri

Senin, 7 September 2026 - 15:09 WIB

Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Panggil Fajar Paper, Pastikan Perizinan Pengolahan Limbah Lengkap

Rabu, 2 September 2026 - 22:44 WIB

8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan

Rabu, 2 September 2026 - 12:25 WIB

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini

Berita Terbaru

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memberikan keterangan kepada awak media didampingi jajaran Pemerintah Kota Bekasi terkait capaian Kota Bekasi dalam Indeks Inovasi Daerah (IID) 2025, Senin (7/9/2026). Kota Bekasi menempati peringkat keenam nasional dengan skor 94,43.

Pemerintahan

Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia

Senin, 7 Sep 2026 - 16:35 WIB