Ucup Supriyatna: Satgas Dana Desa Turun, Setiap Pemdes Harus Melengkapi Administrasi

- Redaksi

Rabu, 3 Oktober 2018 - 20:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Cirebon – Setelah informasi akan turunnya Satgas Dana Desa dari Kemendes sontak membuat Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon, melalui Pemerintah Kecamatan memerintahkan kepada setiap Pemdes agar mempersiapkan kelengkapan administrasi dalam pelaporan Surat Pertanggungan Jawab (SPJ).

Hal ini diungkap Perangkat Pemdes Gumulung Lebak Kecamatan Greged, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat.
Ucup Supriyatna yang menjabat Ekbang Desa Gumulung Lebak, membeberkan, jika pada Senin kemarin, dirinya di undang oleh pihak Pemerintah Kecamatan Greged yang memberitahukan jika pada bulan Oktober ini akan ada Satgas Dana Desa dari Pusat yang akan turun langsung ke Desa untuk melakukan pemeriksaan pengelolaan Dana Desa tersebut.

Baca Juga :  Kota Bekasi Raih Penghargaan WTP

“Betul kemarin itu kami diberitahukan jika pada bulan ini akan ada Satgas Dana Desa dari Pusat yang akan memerikasa penggunaan Dana Desa yang digelar, apakah sudah sesuai dengan perencanaan atau tidak,” ujarnya kepada rakyatjabarnews.com saat ditemui di komplek Pemdes Gumulung Lebak, Selasa (3/10/2018).

Masih menurut Ucup Supriyatna untuk Pemdes Gumulung Lebak adanya pemeriksaan dari Satgas Dana Desa tidak menjadi hal yang menakutkan karena kami disini sudah melaksanakan pembangunan sesuai dengan perencanaan.

“Alhamdulillah, kami disini melaksanakan perintah dari Pak Kuwu agar dalam melaksanakan pembangunan harus sesuai dengan perencanaan seperti yang tertuang dalam Perdes APBDes, sehingga untuk pemeriksaan baik fisik maupun adminsitrasi oleh Satgas Dana Desa tidak menjadi masalah”.

Baca Juga :  Wow, Akan Ada Jalan Baru di Desa Wangkelang

Ucup Supriyatna menambahkan jika saat ini kelengkapan administrasi sudah mencapai 99%, karena seluruh proyek pembangunan fisik sudah dilaksankan oleh Tim Pelaksana Kerja (TPK),” kata dia. (ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak HUT Bekasi dan RI, Cibitung Dorong Warga Makin Gemar Berolahraga
IPL TPA Burangkeng Belum Beroperasi, Proyek Rp10,8 Miliar Kini Dipantau Inspektorat
1.800 Ton Sampah Menumpuk Tiap Hari, Zulhas Ungkap PR Besar Kota Bekasi
Bapenda Kantongi Rp2,22 Triliun, Iwan Ridwan Optimistis Target Pajak 2026 Tercapai
Ground Breaking PSEL Dimulai, Tri Adhianto Ingin Bantargebang Jadi Kawasan Industri Hijau
Ground Breaking PSEL Bantargebang Dimulai, Tri Adhianto Targetkan Operasi 18 Bulan
Pemkab Bekasi Dorong Museum KH. Noer Ali, Jadi Pusat Edukasi Sejarah
Harris Bobihoe Sidak SDN 05 Rusak Puting Beliung
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:31 WIB

IPL TPA Burangkeng Belum Beroperasi, Proyek Rp10,8 Miliar Kini Dipantau Inspektorat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:02 WIB

1.800 Ton Sampah Menumpuk Tiap Hari, Zulhas Ungkap PR Besar Kota Bekasi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:45 WIB

Bapenda Kantongi Rp2,22 Triliun, Iwan Ridwan Optimistis Target Pajak 2026 Tercapai

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:36 WIB

Ground Breaking PSEL Dimulai, Tri Adhianto Ingin Bantargebang Jadi Kawasan Industri Hijau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Ground Breaking PSEL Bantargebang Dimulai, Tri Adhianto Targetkan Operasi 18 Bulan

Berita Terbaru

FOX Lite Hotel Cikarang turut mendukung EJIP Fun Run 2026 di kawasan East Jakarta Industrial Park (EJIP), Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Sabtu (22/8/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 600 pekerja dari 60 perusahaan tenant.

Cikarang

FOX Lite Hotel Cikarang Ramaikan EJIP Fun Run 2026

Minggu, 30 Agu 2026 - 12:32 WIB

Kerjasama Hubungi Kami