Rutin Menerima ADD, Kantor Desa Kedung Pengawas Memperhatinkan

- Redaksi

Selasa, 24 Juli 2018 - 10:23 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com,Bekasi – Meski rutin menerima bantuan dari pemerintah, seperti Alokasi Dana Desa (ADD), namun bertahun-tahun kondisi Aula Kantor Desa Kedung Pengawas, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi semakin memprihatinkan.

Dikatakan Tokoh Pemuda Desa Kedung Pengawas, Nurdin PS, Aula yang juga dimanfaatkan sebagai Ruang Pertemuan Kantor Desa Kedung Pengawas layaknya gedung kosong puluhan tahun tak berpenghuni.

Baca Juga :  SMK Al-Hasyimiyah Buka Penerimaan Siswa Baru

“Karena terlalu rapuh, akhirnya temboknya bolong, hingga bisa dimasuki seukuran badan kambing dewasa,” ujar Nurdin geram, Selasa (24/7/2018).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pria berbadan tegap ini menambahkan, parahnya ruang tersebut sangat membuktikan bahwa sudah lama tidak dirawat, juga tidak ada renovasi. Dirinya juga mempertanyakan penggunaan dana desa yang menurutnya pemerintah desa tidak transparan dalam penggunaan dana desa.

Baca Juga :  Sekda Kota Bekasi Lantik 21 Pejabat ESELON III dan IV

“Kemana Dana Desa digunakan? Kepala Desa wajib memasang Plang Penggunaan Dana Desa,” tandas pria yang juga aktif di Lembaga Garda Tipikor Indonesia (GTI) DPC Kabupaten Bekasi.

Sementara, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Desa Kedung Pengawas, Nata Atmaja mengakui seharusnya ada pemeliharaan atau perawatan aula desa. Namun, tidak dilakukan perawatan hingga aula desa rusak.

Baca Juga :  Harper Cikarang Ajak Keseruan Buka Bersama Corporate

“Nanti akan dilakukan renovasi menggunakan ADD tahap ketiga,” kata Nata.

Pantauan RakyatJabarNews.com, Kepala Desa Kedung Pengawas belum memasang Plang Penggunaan Dana Desa.(red/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pilkades Muktiwari Memanas! Bahrudin No. 1 dan Rusdi No. 2 Mulai Adu Program 12 September
Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker
Fajar Paper Siapkan Fasilitas Pengolahan Limbah, Aktivitas Truk Bakal Ditata
Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Bekasi, Tri Adhianto Minta Warga Waspada
Video CCTV Lift Viral, Eks Caleg Jabar VII Siapkan Langkah Hukum
8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan
Ratusan Pedagang Pasar Baru Geruduk DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi Desak Wali Kota Bertindak
277 Siswa Kota Bekasi Raih Pramuka Garuda, Tri Adhianto Minta Jadi Teladan

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:32 WIB

Pilkades Muktiwari Memanas! Bahrudin No. 1 dan Rusdi No. 2 Mulai Adu Program 12 September

Selasa, 8 September 2026 - 15:27 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker

Senin, 7 September 2026 - 19:24 WIB

Fajar Paper Siapkan Fasilitas Pengolahan Limbah, Aktivitas Truk Bakal Ditata

Senin, 7 September 2026 - 16:20 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Bekasi, Tri Adhianto Minta Warga Waspada

Kamis, 3 September 2026 - 16:56 WIB

Video CCTV Lift Viral, Eks Caleg Jabar VII Siapkan Langkah Hukum

Berita Terbaru

Pengunjung melihat produk dan teknologi industri yang dipamerkan dalam GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (9/9/2026). Pameran ini diikuti lebih dari 260 eksibitor dari 19 negara dan menampilkan berbagai solusi teknologi untuk industri logam dan manufaktur.

Jakarta

GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 Resmi Dibuka

Rabu, 9 Sep 2026 - 12:23 WIB