Kapolda Jabar Ungkapkan Jalur Selatan Rawan Macet Saat Mudik Lebaran

- Redaksi

Selasa, 8 Mei 2018 - 14:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengaku, di jalur Selatan ada dua titik rawan kemacetan saat arus mudik Lebaran 2018 nanti, yakni jalur Nagreg dan Limbangan. Sebab, di jalur ini didukung oleh tol seperti layaknya di jalur Utara.

Untuk itu, konsentrasi kepolisian saat arus mudik nanti tertuju pada jalur Selatan, pasalnya di jalur ini ada beberapa titik macet yang sulit untuk di urai. Pihaknya akan semaksimal mungkin mengerahkan personelnya di jalur tersebut dan skema mengurai kemacetan pun telah disiapkan.

Baca Juga :  Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-39  Tingkat Kabupaten Bekasi Tahun 2019

“Kita akan gelar kekuatan semaksimal mungkin di sana. Metode yang bisa kita lakukan hanya buka tutup. Memang jalannya tidak bisa dilebarkan karena itu kan jurang, yang ada itu ya kita manfaatkan,” ujarnya saat kunjungannya ke Cirebon, Senin (7/5) kemarin.

Sedangkan di Limbangan khususnya di Pasar Tumpah, pihaknya akan berkordinasi dengan Pemerintah Daerah setempat.

“Khusus di Limbangan, Bupati sudah mengambil kebijakan dengan memberikan kompensasi kepada sekitar 600 tukang andong, untuk tidak beroperasi selama dua minggu saat mudik dan balik Lebaran. Itu dapat mengurangi kepadatan di pasar tumpah,” terangnya.

Baca Juga :  Pemkot Bekasi Terus Kembangkan Pelayanan Publik Kepada Masyarakat

Walaupun, personel dikonsentrasikan di jalur Selatan pihaknya juga tetap menjaga kelancaran dan keamanan di jalur Pantura.

“Tidak menutup kemungkinan ada yang lewat jalur Pantura lama nanti kita ploting di situ. Personel sedang kita hitung termasuk ada BKO dari Secapa Sukabumi sebanyak 250 personel nanti kita tebar di Pantura,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan
APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini
Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus
BPBD Kabupaten Bekasi Kirim 20 Ton Bantuan ke NTT
Semarak HUT Bekasi dan RI, Cibitung Dorong Warga Makin Gemar Berolahraga
IPL TPA Burangkeng Belum Beroperasi, Proyek Rp10,8 Miliar Kini Dipantau Inspektorat

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 22:44 WIB

8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan

Rabu, 2 September 2026 - 12:25 WIB

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini

Selasa, 1 September 2026 - 16:28 WIB

Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 September 2026 - 06:34 WIB

OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus

Berita Terbaru