Jalur Rel Kereta dari Cirebon Menuju Tegal dan Purwokerto atau Sebaliknya Lumpuh Total

- Redaksi

Jumat, 23 Februari 2018 - 13:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Kedua jalur rel kereta, baik dari Cirebon menuju Tegal dan Purwokerto maupun sebaliknya, mengalami lumpuh total akibat luapan banjir, Jumat (23/2). Adapun daerah yang terdampak adalah jalur antara Stasiun Ciledug dan Stasiun Ketanggungan yang berada di jalur selatan, serta antara Stasiun Tanjung dan Stasiun Losari di jalur Utara.

Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon Krisbiyantoro mengatakan, luapan banjir awalnya berasal dari sungai Cisanggarung dan merendam jalur di antara Stasiun Ciledug dan Stasiun Ketanggungan pada Jumat dini hari. Sehingga, jalur kereta api dialihkan ke jalur utara melewati Tegal, Slawi, hingga Prupuk.

Baca Juga :  Iring-Iringan Pengantin Dihadang dan Dianiaya Sekelompok Pemuda

“Jalur hilir dan hulu sudah terendam banjir dengan ketinggian yang tidak bisa ditolerir. Sehingga jalur lintas selatan yang melewati Ciledug-Ketanggungan harus dialihkan,” ungkapnya saat ditemui awak media di Stasiun Cirebon, Jl. Siliwangi Kota Cirebon, Jumat (23/2).

Namun, sekitar pukul 11.30 WIB, di jalur utara, tepatnya di antara Stasiun Tanjung dan Stasiun Losari, luapan air mulai merambah dengan ketinggian air sekitar 40 cm di km 185+5 sampai dengan 186+6. Sehingga, kedua jalur mengalami lumpuh total.

Kris melanjutkan, dengan kelumpuhan total akibat banjir ini, maka semua perjalanan kereta api ini diberhentikan, termasuk yang tadi dialihkan ke jalur utara yang dari jalur selatan. Adapun total kereta yang melalui jalur lintas selatan sebanyak 46 kereta api, dan jalur lintas utara sebanyak 84 kereta api.

Baca Juga :  Jadi Yang Pertama di Jawa Barat, Kabupaten Bekasi Capai Universal Health Coverage

“Dengan kondisi banjir ini, kami PT KAI khususnya Daop 3 Cirebon, mohon maaf atas masalah yang terjadi. Kita hanya bisa menunggu kuasa Allah, semoga cepat surut,” pungkas Kris.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus
34 OPD Adu Gaya di Panggung Bekasi
KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data
JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan
Jakarta Fair Kemayoran 2026 Resmi Dibuka, Hari Pertama Langsung Diserbu Pengunjung
Siqom Tancap Gas Bentuk DPRt NasDem di 187 Desa dan Kelurahan Kabupaten Bekasi

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:25 WIB

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 September 2026 - 06:34 WIB

OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:46 WIB

34 OPD Adu Gaya di Panggung Bekasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:55 WIB

KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data

Berita Terbaru

Keterangan Foto:
Calon Kepala Desa Muktiwari nomor urut 1, H. Bahrudin, S.E., bersama pendukungnya mengikuti rangkaian kampanye Pilkades Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Sabtu (12/9/2026). Kampanye mengusung tagline “Birukan Langit, Putihkan Hati” dan mendapat antusiasme dari warga.

Pilkades

Bahrudin Nomor Hiji, Ribuan Warga Muktiwari Tumpah Ruah

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:11 WIB