3 Bulan DPO, Akhirnya Polisi Berhasil Tembak Pelaku Hingga Ambruk

- Redaksi

Minggu, 9 Juli 2017 - 15:34 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Unit Reskrim Polsek Arjawinangun berhasil tangkap Hidayatullah (22) warga Desa Junjang pelaku penganiyaan, Minggu (09/07), setelah tiga bulan dilakukan pengejaran.

Tersangka merupakan seorang pengangguran, dijerat pasal 351 ayat 3 KUHPidana tentang Penganiayaan yang menyebabkan tewasnya korban di TKP jembatan Desa Jungjang yang terjadi pada bulan April 2017 lalu, bernama Verry Dwi Anwar (16) pelajar warga Desa Gegesik Wetan, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon,

Baca Juga :  Kecelakaan Mobil dan Motor di Bekasi, Satu Orang Meninggal Dunia

Penangkapan tersangka, sebelumnya polisi mendapat informasi yang masuk bahwa pelaku DPO, menghadiri pemakaman temannya yang meninggal dunia di Desa Slangit, Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon.

Kapolres Cirebon, AKBP Risto Samodra melalui Kasat Reskrim, AKP.Reza Arifian mengatkan berkat informasi itu, akhirnya Unit Reskrim langsung meluncur di TKP, selanjutnya langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku DPO tersebut.

“Namun, anggota kita terpaksa melumpuhkan tersangka, karena pada saat akan dilakukan penangkapan tersangka melakukan perlawanan. Sebelumnya, kita berikan peringatan, namun tidak diindahkan oleh pelaku,” jelasnya.

Baca Juga :  Jenazah Korban Jembatan Runtuh di Taiwan Tiba di Rumah Duka

Kini pelaku dibawa ke RSUD Arjawinangun untuk  dilakukan perawatan medis atas luka tembak di kakinya. Sementara Kasusnya, masih dalam penanganan untuk keperluan penyidikan lebih lanjut. (juf/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

16 Orang Diamankan, Polda Metro Jaya Bongkar Dua Lokasi Produksi Obat Keras Ilegal
Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa
Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon
Polri Gerebek Kampung Ambon dan Boncos, 24 Orang Diamankan
Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan
BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:41 WIB

16 Orang Diamankan, Polda Metro Jaya Bongkar Dua Lokasi Produksi Obat Keras Ilegal

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:57 WIB

Polri Gerebek Kampung Ambon dan Boncos, 24 Orang Diamankan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur

Berita Terbaru

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengikuti ekspos pembangunan manajemen talenta ASN bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Kantor BKN RI, Rabu (21/10/2026), sebagai upaya memperkuat profesionalisme dan kinerja aparatur di lingkungan Pemkot Bekasi.

Pemerintahan

Tri Adhianto Matangkan Manajemen Talenta ASN

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:30 WIB