2.200 Sambungan Air Bermasalah, DPRD Dorong Suzuki Turun Tangan

- Redaksi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 03:17 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Perusahaan Umum Daerah (Perumda) air minum Tirta Bhagasasi Kabupaten Bekasi.

i

Perusahaan Umum Daerah (Perumda) air minum Tirta Bhagasasi Kabupaten Bekasi.

KABUPATEN BEKASI – DPRD Kabupaten Bekasi mendorong kerja sama antara Perumda Tirta Bhagasasi dan PT Suzuki untuk memenuhi kebutuhan air bersih sekitar 2.200 sambungan pelanggan di Kelurahan Jatimulya yang terdampak persoalan pemisahan aset.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi, Iwan Ridwan, mengatakan pemanfaatan instalasi pengolahan air (Water Treatment Plant/WTP) milik Suzuki dapat menjadi salah satu solusi untuk mengatasi persoalan tersebut.

Menurut Iwan, Suzuki memiliki WTP dengan kapasitas sekitar 40.000 liter, serta sumber air lain dari sumur dalam (deep well) dan pasokan PDAM. Sementara itu, kebutuhan air yang disebutkan untuk kawasan tersebut sekitar 25.000 liter.

Kondisi tersebut dinilai membuka peluang kerja sama agar kapasitas pengolahan air yang tersedia dapat dimanfaatkan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Sayang kalau kapasitas yang tersedia tidak dimanfaatkan secara optimal. Kerja sama dengan PDAM bisa menjadi solusi untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih,” ujar Iwan di ruang Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Bekasi, Selasa (20/10/2026).

Baca Juga :  Kabag Humas Buka Pelatihan Jurnalistik Media Pelita Rakyat Grup

Ia menjelaskan, pelanggan yang terdampak saat ini masih mengandalkan pasokan air curah yang dibeli dari wilayah lain. Skema tersebut dinilai perlu dievaluasi agar pelayanan air bersih kepada masyarakat dapat lebih efektif.

Iwan menyebut bentuk kerja sama dapat dibahas oleh Perumda Tirta Bhagasasi dan Suzuki, baik melalui kerja sama operasional maupun mekanisme lain yang disepakati kedua pihak.

Menurutnya, pembangunan instalasi pengolahan air baru membutuhkan anggaran besar. Karena itu, optimalisasi fasilitas yang sudah tersedia dapat menjadi alternatif untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan air masyarakat.

Baca Juga :  Polres Metro Bekasi Kota Ungkap Kasus Narkotika

Ia berharap kedua pihak dapat membahas solusi secara profesional sehingga persoalan pelayanan air bersih di Jatimulya tidak berlarut-larut.

Iwan juga mengingatkan pentingnya komunikasi antara perusahaan, PDAM, dan masyarakat agar persoalan tersebut tidak berkembang menjadi konflik.

“Yang terpenting, kebutuhan masyarakat harus terpenuhi. Kerja sama ini perlu dibahas dengan baik agar fasilitas yang tersedia bisa memberikan manfaat lebih luas,” katanya.

(*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IAI Nusantara Tawarkan Beasiswa Bebas SPP hingga Lulus, Tersedia 5 Program Studi
Pasokan Air Bersih Babelan Masih Bergantung pada Kota Bekasi, Ini Penjelasan Tirta Bhagasasi
Pajak Air Cuma Rp187 Juta Setahun, DPRD Pertanyakan Pengawasan
Pemkab Bekasi Evaluasi Penyerapan Anggaran Perubahan APBD 2026
Parkir Pegawai Dipindah, Pemkot Bekasi Bidik Kantor Lebih Hijau dan Tertata
Tirta Bhagasasi Siapkan 5 Program Strategis, Sasar Industri hingga Data Center
Mensos Apresiasi Karya Siswa Sekolah Rakyat Kota Bekasi, dari Lukisan hingga Perahu Elektrik
PrimeBiz Hotel Cikarang Rayakan 12 Tahun, Beri Penghargaan kepada Karyawan

Komentar

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 03:17 WIB

2.200 Sambungan Air Bermasalah, DPRD Dorong Suzuki Turun Tangan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 03:10 WIB

IAI Nusantara Tawarkan Beasiswa Bebas SPP hingga Lulus, Tersedia 5 Program Studi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Pasokan Air Bersih Babelan Masih Bergantung pada Kota Bekasi, Ini Penjelasan Tirta Bhagasasi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:22 WIB

Pajak Air Cuma Rp187 Juta Setahun, DPRD Pertanyakan Pengawasan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:31 WIB

Pemkab Bekasi Evaluasi Penyerapan Anggaran Perubahan APBD 2026

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami