Meski Belum Ada Laporan, Anggota Komisi II Tunggu Hasil Pengujian Gedung Setda

- Redaksi

Sabtu, 13 Oktober 2018 - 12:14 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

fot istimewa:
Gedung Setda Kota Cirebon.

i

fot istimewa: Gedung Setda Kota Cirebon.

RJN, Cirebon – Hasil pembangunan Gedung Setda 8 lantai senilai Rp86 miliar sedang dalam uji coba segala aspek seperti Uji Beton, Uji listrik, Uji saluran air, dan lain sebagainya yang dilakukan oleh Manajemen Konstruksi (MK) selama 3 minggu di DPUPR.

Namun, disisi lain proses hukum yang sedang masuk dalam penyidikan Kejaksaan Agung (Kejagung) atas hasil gedung yang tidak sesuai speaifikasi serta diduga ada penyelewengan anggaran negara terus berjalan.

Tak hanya itu, Kejaksaan Negeri Kota Cirebon pun turu menyelidiki adanya keterlambatan pembayaran denda oleh kontraktir PT Rivomas Penta Surya sebsar Rp11 miliar sesuai dari LHP BPK.

Atas hal tersebut, Anggota Komisi II DPRD Kota Cirebon, Ir H Watid Shahriar mengatakan, proses hukum atas pembangunan Gedung Setda 8 lantai masih terus berjalan dimana tidak mesti harus menunggu hasil test fisik bangunan yang dilakukan oleh managemen konstruksinya.

”Bisa saja didalam pelaksanaannya ada hal-hal yang menyimpang, mudah-mudahan sih tidak ada. Saya melihatnya bahwa saat ini terjadi dua hal, ada persoalan hukum dan test atas fisik bangunan. Silahkan saja kepada pihak terkait untuk tetap berjalan prosesnya,” kata Watid, Jumat (12/10/2018).

Baca Juga :  Wali Kota : Atribut Bagi ASN Bukan Karena Lambangnya, Yang Terpenting Performa Kapasitas ASN

Watid mengungkapkan, Komisi II melihatnya tidak ingin mendahului para pihak terkait yang sedang melakukan proses-proses pada Gedung Setda 8 lantai. Kemudian, kata dia, jika sejak awal proses dan prosedurnya ditempuh, seharusnya tidak perlu terlalu rumit.

”Tidak perlu ada proses yang mengkhawatirkan, seperti hammer test dilakukan sejak awal pada saat bangunan masih struktur. Kalau itu dilakukan saat ini pun tidak perlu dikhawatirkan, tapi kan tidak,” ungkapnya.

Watid menyebutkan, pihaknya meminta bahwa semua proses harus sesuai prosedurnya. Secara visual ada hal-hal yang kurang berkenan atas hasil pembangunan gedung setda. Oleh sebab itu, pihaknya meminta ada hammer test pada saat awal pembangunan sehingga bisa memastikan kualitas bangunannya.

Baca Juga :  DPRD Kota Bekasi Bahas Tata Ruang dan Pemerintahan

”Kami sudah menunggu hasil hammer test di awal, tapi gak ada kabarnya, dan saat ini harus ada test tersebut,” ujarnya

Masih kata Watid, saat ini sedang berjalan hasil uji atas bangunan gedung setda. Komisi II mempercayai apa yang sudah dilakukan PUPR dimana saat ini sedang dilakukan uji gedung. Mudah-mudahan yang mengujinya lembaga yang sudah terakreditasi dan kredibel.

”Kami percayakan dahulu kepada lembaga tersebut, semoga mereka akan objektif dan independen dalam memberikan penilaian,” pungkasnya. (gie/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tri Adhianto Matangkan Manajemen Talenta ASN
Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa
Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon
Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan
DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya
Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog
Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun
Bapenda Kejar Tunggakan Pajak Kendaraan, Operasi Digelar hingga Akhir Tahun

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Tri Adhianto Matangkan Manajemen Talenta ASN

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:44 WIB

DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya

Berita Terbaru

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengikuti ekspos pembangunan manajemen talenta ASN bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Kantor BKN RI, Rabu (21/10/2026), sebagai upaya memperkuat profesionalisme dan kinerja aparatur di lingkungan Pemkot Bekasi.

Pemerintahan

Tri Adhianto Matangkan Manajemen Talenta ASN

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:30 WIB