Tri Adhianto Matangkan Manajemen Talenta ASN

- Redaksi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengikuti ekspos pembangunan manajemen talenta ASN bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Kantor BKN RI, Rabu (21/10/2026), sebagai upaya memperkuat profesionalisme dan kinerja aparatur di lingkungan Pemkot Bekasi.

i

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengikuti ekspos pembangunan manajemen talenta ASN bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Kantor BKN RI, Rabu (21/10/2026), sebagai upaya memperkuat profesionalisme dan kinerja aparatur di lingkungan Pemkot Bekasi.

KOTA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi mematangkan penerapan manajemen talenta bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk meningkatkan profesionalisme birokrasi dan kualitas pelayanan publik. Upaya tersebut dibahas Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dalam kegiatan Ekspos Manajemen Talenta bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Kantor BKN RI, Rabu (21/10/2026).

Dalam kegiatan itu, Tri memaparkan kesiapan Pemkot Bekasi membangun sistem pengelolaan ASN yang mengutamakan kompetensi, potensi, integritas, dan kinerja pegawai.

Menurut Tri, manajemen talenta diperlukan agar penempatan ASN sesuai dengan kemampuan individu sekaligus kebutuhan organisasi. Dengan sistem tersebut, pengisian jabatan diharapkan tidak sekadar memenuhi kebutuhan struktur pemerintahan, tetapi juga mendorong efektivitas kerja dan pelayanan kepada masyarakat.

“Manajemen talenta harus mampu menjawab kebutuhan organisasi dan masyarakat. Kita ingin menempatkan orang yang tepat pada posisi yang tepat, sehingga setiap aparatur bisa memberikan kontribusi terbaik dan program pembangunan Kota Bekasi dapat berjalan lebih efektif,” ujar Tri.

Ia mengatakan, pengembangan karier ASN juga perlu ditunjang peningkatan kompetensi, evaluasi kinerja, dan inovasi. Karena itu, proses pengelolaan pegawai harus dilaksanakan secara objektif, transparan, dan konsisten.

Tri menegaskan, ASN dituntut tidak hanya memahami regulasi, tetapi juga mampu memberikan solusi atas persoalan masyarakat. Kompetensi, capaian kinerja, dan integritas menjadi aspek penting dalam pengembangan karier aparatur.

Baca Juga :  Mobil Listrik Tebar Promo di Jakarta Fair 2026, Diskon Hyundai Tembus Rp300 Juta

Sementara itu, Wakil Kepala BKN Supranawa Yusuf menilai komitmen kepala daerah menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan penerapan manajemen talenta. Ia mengapresiasi kehadiran langsung Wali Kota Bekasi dalam pemaparan kesiapan sistem tersebut.

Supranawa menjelaskan, pembangunan manajemen talenta ditopang tiga pilar utama, yakni kelembagaan, sistem informasi, dan desain talenta. Ketiga unsur tersebut diperlukan untuk mendukung pemetaan potensi, pengembangan kompetensi, hingga penempatan ASN berdasarkan kebutuhan organisasi.

Baca Juga :  Monitoring K3 di Jatiasih, Wali Kota Katakan Tetap Siaga dengan Cuaca Ekstrim.

Ia juga menekankan pentingnya validitas data dalam pengambilan keputusan terkait kepegawaian. Data dan informasi yang digunakan harus dapat dipertanggungjawabkan agar pengelolaan karier ASN berjalan objektif.

Menurutnya, manajemen talenta tidak hanya berfungsi untuk mengisi jabatan yang kosong, tetapi juga menjadi instrumen untuk mengidentifikasi dan mengembangkan potensi pegawai secara berkelanjutan.

Melalui pematangan sistem bersama BKN, Pemkot Bekasi berharap penerapan manajemen talenta dapat memperkuat sistem merit dalam birokrasi. Langkah ini ditujukan untuk membangun aparatur yang kompeten dan adaptif sekaligus meningkatkan kecepatan serta ketepatan pelayanan publik.

(*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan
DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya
Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog
Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun
Bapenda Kejar Tunggakan Pajak Kendaraan, Operasi Digelar hingga Akhir Tahun
Bapenda Tegaskan Air Tanah Rumah Tangga Tak Otomatis Kena Pajak
Pajak Kabupaten Bekasi Tembus Rp2,93 Triliun, BPHTB Baru Capai 65,43 Persen
Monev PPID 2026, BPKAD dan Kecamatan Bekasi Utara Terbaik

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:44 WIB

DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:34 WIB

Bapenda Kejar Tunggakan Pajak Kendaraan, Operasi Digelar hingga Akhir Tahun

Berita Terbaru